(28)

711 63 39
                                        

Diruang Kepala Sekolah..

"Ada apa ya pak?"

"Kamu masih deket ga sama minghao?"

Waduh mantep! Beneran masalah minghao ini anjiiir!

"Eh? Saya pak? Minghao ya.. eum.. ya gitu pak."

Lah ogeb! Ngomong yang jelas bego! Rin ish! Huuuft. Tenang.. kalo panik gue jadi gaje solanya.

"Gimana maksudnya?"

"Eh? Gini nih pak.. Jadi, sebenarnya saya tuh udah ga deket sama dia. Dia ninggalin saya tanpa kabar gitu deh. Aneh kan pak?" Berasa pacaran jadinya:'>

"Alasannya kenapa ya kira-kira?"

"Entahlah.. kayaknya semenjak saya punya pacar pak. Ehe.."

Pas denger gini, pak kepsek langsung diem trus nunduk.. gue salah ngomong ya? Jan jangan pak kepsek cemburu sama gue:'v

"Rin.."

"I-iya pak? Saya salah ngomong ya pak? Maaf ya pak? ^^' "

"Enggak kok. Hehe.."

"Trus bapak kenapa?"

"Selama kamu deket sama dia, dia pernah cerita tentang latar belakangnya?"

"Pernah."

Pas gue jawab gini, pak kepsek kaget gaess. Gue salah ngomong lagi kah?

"Dia crita apa aja?"

"Eum.. dia crita kalo dia tinggal di apartemennya itu karena--"

"Selain apartemen."

"Oh! Hm.. Apa ya? Eum.. gada."

"Oke.. perlu bapak ceritakan sepertinya."

"Cerita aja pak.. sok atuh."

"Iya. Jadi gini.. Minghao adalah anak yatim piatu. Dia anak yang sangat baik dan pintar. Dia tuh penurut banget karena emang anak tunggal. Dia tinggal di luar dulu. Dan semenjak orangtuanya meninggal, satu-satunya keluarganya adalah bapak. Maka dari itu bapak bawa dia kesini. Tapi saat dia kesini, semua sifat dan perilakunya berubah. Dia jadi kasar dan pembangkang. Sangat berbanding terbalik. Bapak sudah coba berbagai cara agar ia kembali seperti dulu, tapi itu semua percuma dan bahkan malah buat dia kabur dari rumah dan lebih memilih tinggal di apartemen."

Pak kepsek tiba-tiba berenti crita dan netesin air mata. Keknya penyesalannya dalem batt dah:'(

"Dan saat bertemu kamu di sini rin.. Sikapnya berubah seiring jalannya waktu. Walaupun dia ga kembali ke rumah, tapi setidaknya dia bisa makan dan main sama orang baik seperti kamu rin. Bapak tau, kamu pasti udah di bebanin sama dia yang setiap hari numpang makan di rumah kamu. Bapak minta maaf rin."

"E-eh! Nggak kok pak. Saya seneng.."

"Hm.. tapi sekarang dia berubah lagi rin. Dia jadi kasar dan pembangkang lagi. Dia butuh kamu rin. Maaf karena bapak mungkin terlalu memaksa kamu, tapi tolong liat sisi baiknya. Dia punya sisi lembut dan penyayang. Rin.. tolong jaga dia buat bapak ya.. Bapak takut dia kenapa-napa tanpa kamu. Bapak tau, kamu pernah disakitin sama dia, tapi percayalah rin, dia anak yang baik."

"Iya pak. Saya akan berusaha."

"Terimakasih rin atas bersedianya kamu menjaga dia. Dia adalah anak baik yang memerlukan kasih sayang orangtua dan orang di sekitarnya. Terimakasih sekali lagi."

Pak kepsek jabat tangan gue.

"Iya pak. Kalo gitu, saya pulang dulu ya pak."

"Iya. Hati-hati ya."

Bad Boy vs Ketos [Xu Minghao] [Complete]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang