Pas gue jalan balik bareng sewoon mo ke kelas, di koridor rame banget. Pada ngomongin sampe bawa-bawa nama gua pula.
"Ada apaan ya won? Kok rame banget?" Tanya gue.
"Coba ayo liat." Gue sama sewoon nerobos ke dalem.
Ternyata kak Mark sama Minghao lagi ribut.
Mata gua panas gila!
Tanpa pikir panjang, sewoon ngelerai.
"Udah kak.. udah.. Ming! Lu juga! Stop!"
"Minggir lo!" Kak mark nyingkirin sewoon.
"Ga usah ikut campur lo sampah!" Bentak Minghao.
"Udah woi!" Lerai rara.
"Kalian kek anak kecil tau gak?!" Bentak hayoung.
"Masih gue liatin. Diem sini sama gue won. Biarin aja mereka." Jaehwan rangkul sewoon.
Mereka bener-bener ga ngegubris perkataan temen-temen gue.
"Sekali lagi lo nyentuh pacar gue--"
"Rin?!" Semua kaget pas gue maju dan berdiri di tengah-tengah mereka dan natap kosong ke depan.
"Sekarang mau kalian apa?" Tanya gue sambil nahan air mata.
Mereka diem.
Air mata gue tumpah.
"Rin.. aku cuma-"
"Ga butuh penjelasan! Gua nanya apa mau kalian?!"
"Gue mau lo jauh dari dia." Jawab Minghao.
"Apa hak lo Ming? Dia pacar gue." Saut kak mark mulai emosi lagi.
"Kak? Apa mau kakak?"
"Jauhin dia." Jawab kak mark.
"Oke.. Dalam seminggu ini, gue gak akan deketin kalian berdua." Jawab gue sambil jalan ke depan menuju kelas. Temen-temen gue ngikutin gue dari belakang.
"Rin! Kok kamu gitu?! Kita gak putus kan?!"
"Rin! Lo serius?!"
"Riin! Sayang~"
"Rinnie~"
"Eh garong! Gila lo ah!"
"Jan kacangin aku dong!"
Gantian, sekarang gue yang ga gubris perkataan mereka.
---------------------<3
Author pov.
Diruang Kepala sekolah..
"Minghao.. Ponakan om tersayang.. hm.. sayangnya om sudah tidak percaya lagi sama kamu. Kamu sudah menyia-nyiakan kesempatan kamu untuk bersekolah disini." Minghao membelalakan matanya. Dulu dia selalu ingin kabur dari sekolah karena memang tidak ada niat dari hatinya. Tapi saat bertemu Rin, sekarang justru berbalik. Dia takut untuk meninggalkan sekolah ini.
"Mark.. woah.. mantan ketua osis kita! Melakukan hal yang tak patut di contoh hanya karena seorang wanita. Sangat di sayangkan.. kasus mu sangat-sangat tidak bermutu." Mark menunduk sambil menyesali perbuatannya.
"Dan untuk--"
Tok! Tok! Tok!
"Ya, silahkan.."
"Maaf saya terlambat." Rin memasuki ruangan kepala sekolah ini.
"Iya. Tidak apa-apa."
"Rin.." panggil kak mark dan minghao barengan dengan mata sayu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Boy vs Ketos [Xu Minghao] [Complete]
Fanfiction"Badboy sesangar singa aja tunduk kalo udah ngadep gue!" -Kim Hyerin Apa jadinya sih kalo lo itu ketua osis yang kerjaannya tiap hari ribut aja ama si bad boy. Dan si bad boynya itu adalah kakak kelas lo. Apa mungkin pada akhirnya, lo akan akur? Gue...
![Bad Boy vs Ketos [Xu Minghao] [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/111972176-64-k956632.jpg)