Abi bangun pagi
Ambil handuk lekas mandi
Pakai seragam pasang peci
Ke taman kanak dengan semangat tinggi
Harapan abi begitu alot
Dia yakin jadi pilot
Walau ibunya hanya petani
Abi tak segan jadi polisi
Enam tahun berlalu
Abi kecil sedikit maju
Berpikir kritis akan citanya waktu itu
Tapi ia ragu untuk melaju
Abi kini tau
Sedikit mustahil impian masa lalu
Kini bermain sepakbola
Jadi impian masa depannya
Tak perlu keluar biaya
Atau sekolah tinggi perwira
Dengan berlatih tanpa putus asa
Ia yakin dilirik pelatih manca
Tiga tahun berikutnya
Abu di sekolah menengah pertama
Kini ia tahu jadi pesepak bola
Tidak semudah mengedipkan mata
Ekonomi mengubah haluan cita citanya
Abi mulai mencari bakat dirinya
Bidang industri jadi prioritasnya
Kini Abi ingin jadi pengusaha
Di masa yang kritis
Itu sedikit realistis
Tak bisa ia menganalisa
Cita citanya di waktu TK
Tiga tahun selanjutnya
Abu Duduk di bangku SMK
Ia tahu persaigan dunia
Tak mudah Abi menjadi pengusaha
Kini harapan Abi sudah nyata
Tak berharap ia setinggi langit
Cuma satu tujuan hidupnya
Membahagiakan orang tuanya
Ia ingin ke tanah suci
Beserta anak dan istri
Walau dalam hati Abi
Ia ingin terbang ke Dubai
Nasib orang siapa yang tau
Tapi dia yakin pada sang maha tahu
Ada masa depan di balik masa lalu
-Bunga Harapanku-
KAMU SEDANG MEMBACA
Ishamie BUNGA HARAPANKU
Poesía[COMPLETE] Menjadi sebuah pohon adalah perjuangan. Dengan terjal, tanah tandus dan angin kencang. Sinar Mentari, dinginnya malam menjadi kekuatan. Demi mekarnya bunga menjadi buah harapan.
