Kritis

24.6K 818 24
                                        

Dolan and Sela^

Sorry for typo. Happy Reading

.

"Gimana dolan yang? " tanya Shain.

"Ga tau tiba tiba dia matiin gitu aja" jawab Aji.

Tidak lama kemuadian dokter keluar UGD dan memberitahu tentang keadaan Sela kepada Aji dan Shain.

"Keluarga pasien? " tanya dokter itu.

"Iya dok saya teman nya" jawab Shain.

"Pasien masih kritis dan belum bisa kami pindahkan ke ruang rawat ia mengalami retak di tangan kanan nya dan memar di kepala nya, untung saja dia segera di bawa kemari kalau telat sedikit nyawa nya bisa melayang" jelas dokter tersebut.

"Sela" Shain merasa sedih mendengar keadaan teman nya tersebut.

"Kami akan memberitahu bila ada kemajuan keadaan pasien" ucap dokter.

"Makasih dok" jawab Aji.

"Sama sama kalo begitu saya pergi dulu" dokter itu pun meninggalkan Aji dan Shain.

"Sayang" ucap Aji.

"Kenapa? " tanya Shain.

"Apa kita periksa kandungan kamu dulu? " tanya Aji.

"Tapi sela gimana? " tanya Shain khawatir.

"Sela masih di tanganin sama dokter sebentar saja aku khawatir kalo kamu terus mual mual mulu" ucap Aji.

"Yaudah ayu kita ke dokter kandungan dulu" Shain mengalah dan mereka pun memeriksan kandungan Shain.

"Jadi gimana keadaan istri saya dok? " tanya Aji.

"Mual mual bagi wanita hamil sangat biasa" jawab dokter tersebut.

"Tapi dia selalu mual mual apa itu bisa di biasa? " tanya Aji lagi.

"Kalo mual mual nya sering mungkin istri anda banyak beraktifitas dan kelelahan" jelas sang dokter.

"Apa kamu denger? " Aji menatap tajam ke arah Shain.

"Iya iya aku ngerti" Shain mengerucutkan bibir nya.

"Ini resep vitamin buat istri anda" Dokter itu memberikan kertas kepada Aji.

"Baik dok terima kasih" ucap Shain.

"Sama sama jaga kandungan mu itu" saran sang dokter.

"Baik dok" jawab Shain.

"Sayang kamu pulang ya aku anter" ucap Aji saat mereka keluar ruangan dokter.

"Tapi nanti sela gimana? " tanya Shain.

"Walaupun dolan cari penerbangan tercepat pasti butuh berjam jam buat ke sini" ucap Shain lagi.

"Tapi kamu butuh istirahat sayang" jawab Aji.

"Tapi Sela gimana? " tanya Shain.

"Oke gini aja aku nganter kamu pulang nanti aku balik lagi ke sini sampe dolan dateng, gimana?" tanya Aji.

"Oke tapi kamu ngasih kabar ke aku ya" jawab Shain.

"Oke sayang, yu pulang baby nya juga butuh istirahat" ajak Aji pada Shain.

--

Pukul 3 pagi Dolan sudah sampai di indo ia langsung menuju rumah sakit tempat Sela di rawat.

"Maaf suster bisa saya tanya ruang rawat atas nama sela gerald? " tanya Dolan pada suster itu.

"Atas nama sela gerald ada diruang rawat 247" jawab sang suster.

The Most Wanted [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang