Malam ini Farhan baru keluar dari kantornya pukul setengah sebelas malam karena ia harus lembur bersama dengan timnya. Setelah berpisah di parkiran bersama dengan Erga dan Derry, cowok itu langsung masuk kedalam mobilnya. Yup, udah dua minggu setelah Lovember hamil mereka memang selalu menggunakan mobil untuk pulang dan pergi kerja. Sebenarnya sih Lovember lebih memilih untuk naik motor aja, tapi Farhan bersikukuh untuk naik mobil. Dan kalian mau tahu, apa alasan Farhan ketika Lovember bertanya kenapa cowok itu tetap bersikukuh?
Duh Lovemberku sayang, kamu mau bikin anak kita shock lagi kalau aku ajak naik motor CBR aku? Aku ngeri bawa kalian berdua. Tahu sendiri kan kalau aku naik motor, suka ngebut? Cukup anak kita dibuat shock dan ngira kalau orangtuanya nggak sayang karena kita ajak ke Dufan. Aku juga nggak mau kamu kecapek-an, biar pulang kantor kamu bisa istirahat juga dimobil. Nggak apa-apa deh macet, asal kamu sama anak kita bisa santai kalau dimobil.
Lantas alasan Farhan langsung membuat Lovember tertawa kencang. Padahal ketika mereka ke dokter kemarin, kandungan Lovember baik-baik aja. Ya walaupun dokternya sedikit shock juga saat tahu Lovember menaiki wahana di Dufan tanpa mengetahui kalau dirinya hamil, tapi mau dikata apa lagi. Udah terlanjur juga dan dokter langsung mengultimatum agar Lovember lebih berhati-hati dan nggak terlalu lelah bekerja.
Ketika Farhan melewati drop off gedung sebelahnya karena untuk keluar dari area gedung kantornya harus melewati area drop off gedung sebelah, ia melihat Gina yang masih berdiri sambil menatap layar ponsel. Farhan kemudian memberhentikan mobilnya didepan Gina dan menurunkan kaca mobil.
"Gin, ngapain berdiri disitu? Nunggu dijemput suami lo?" Tanya Farhan.
Gina mengangkat kepalanya dan memandang Farhan dengan kaget. "Eh elo Far, gue kirain siapa. Nggak dijemput, gue baru mau pesen taksi online. Lo lembur?" Tanyanya balik.
Farhan mengangguk. "Yaudah bareng gue aja. Udah hampir jam sebelas, ngeri cewek kayak elo naik taksi." Ajaknya.
Wajah Gina berubah nggak enak. "Duh, gue naik taksi online aja deh. Lagian arah rumah lo sama apartement gue 'kan nggak searah. Kasihan Lovember nunggu lo balik kemaleman nanti. Nggak enak juga gue sama dia." Tolak Gina.
Cowok itu menghela nafasnya, lalu mengambil iPhone miliknya yang tergeletak diatas dashboard mobil. "Gue bilang istri gue deh kalau lo emang nggak enak."
Gina melangkah maju, mendekati mobil Farhan. Terlihat cowok itu sedang menelpon Lovember dan terdengar deringan. Nggak sampai dering ketiga, Lovember langsung mengangkat telpon.
"Halo A? Assalamualaikum."
Bibir Farhan otomatis langsung tersenyum mendengar suara Lovember.
"Waalaikumsalam sayang. Belum tidur?"
"Nggak bisa tidur. Anaknya lagi nunggu Baba pulang lembur kayaknya."
Farhan terkekeh mendengar jawaban Lovember. Sedangkan Gina tersenyum mendengar percakapan dua orang itu.
"Bentar lagi aku pulang. Love, kalau aku anter Gina dulu nggak apa-apa 'kan?" Izin Farhan sambil melirik Gina.
Ada jeda hening sebentar, lalu suara Lovember terdengar kembali. "Okey jangan lama-lama ya, A. Hati-hati nyetirnya, udah malem." Balasnya.
"Aku cuma nge-drop di apartement-nya aja, habis itu langsung pulang. Mau titip apa gitu?"
"Nggak kok, A. Yaudah cepet pulang ya, love you."
"Siap. You know I love you right? Jangan mikir macem-macem ya. Aa beneran cuma nganter, udah malem soalnya."
Suara kekehan Lovember terdengar. "Yap, I know you love me so much. Love you."
KAMU SEDANG MEMBACA
Ex-Lovember
Aktuelle LiteraturList nama mantan: 1. Lovember - (ini mantan apa bukan ya? Gue belum putus sama dia kayaknya) 2. Gina - (Married) 3. Nadila - (OTW Married) 4. Haura - (OTW Married) Lima nama diatas adalah nama-nama dari mantan Farhan sejak SMA. Namun ada satu n...
