#6 So, I Wanna Kiss You

12.6K 1.3K 13
                                        

¶Hari Kedua Menjadi Suami-Istri¶

Lovember terbangun pukul setengah delapan pagi. Setelah menunaikan solat subuh bersama dengan Farhan, mereka kembali tertidur. Disisi kanannya, Lovember melihat Farhan yang masih tertidur pulas. Gadis itu mengikat rambutnya lalu turun dari kasur dengan pelan, agar Farhan nggak terganggu karena gerakannya. Lovember kemudian keluar dari kamar dan turun menuju dapur lalu membuat sarapan untuk mereka berdua.

Kulkas Farhan terlihat penuh dan lemari tempat menyimpan bahan-bahan makanan juga sama penuhnya ketika Lovember melihat-lihat apa yang bisa ia jadikan menu sarapan pagi ini. Sambil memperhatikan isi kulkas, gadis itu memikirkan apa yang akan ia masak. Hampir lima belas menit ia berpikir, Lovember memutuskan untuk membuat cream soup dengan wortel dan ayam cincang serta mashed potato. Ia juga memutuskan untuk memasak nasi bakar dan beberapa lauk sebagai menu makan siang mereka.

Sambil menunggu Farhan bangun, ia mulai memasak sarapan untuk mereka berdua. Karena terlalu asyik, Lovember bahkan tidak menyadari Farhan sedang menontonnya dari dekat dapur. Cowok itu menonton Lovember sambil menyilangkan kedua tangannya didepan dada dan bersender didinding.

"Sibuk banget ya, adeknya." Celetuk Farhan akhirnya.

Lovember mengalihkan pandangannya yang sedang serius memotong kentang dan menatap Farhan dengan kaget. "Ish, kagetin aja!"

Farhan tertawa pelan, kemudian mendekati Lovember. "Masak apa?"

"Cream soup sama mashed potato. Oh iya, Aa mau teh atau kopi?"

"Maunya kamu." Jawab Farhan gombal lalu mengecup pipi Lovember.

Lantas perlakuan Farhan tadi langsung membuat wajah cewek itu memerah.

"Cieee ada yang blushing nih!" Ledek Farhan.

Lovember menatap Farhan. "Jangan resek deh, A! Serius ini ditanya mau teh atau kopi?" Tanyanya dengan kekehan.

"Oke-oke aku mau teh aja. Enggak usah manis-manis ya. Nanti aku diabetes kalau tehnya manis terus minumnya ditemenin kamu."

Lovember tertawa pelan. "Udah sana deh, A. Mening Aa telpon Umi, tanyain dimana kunci gudang daripada ganggu aku bikin sarapan. Habis ini aku mau mandi."

Farhan memeluk leher Lovember dari belakang, lalu mendekatkan bibirnya ke telinga cewek itu. "Kamu kelihatan cantik cuma pakai kemeja aku. Oh ya, malahan kelihatan seksi." Goda Farhan.

Gerakan Lovember yang sedang memotong kentang terhenti. Ia kemudian mencuci tangan lalu memutar tubuhnya hingga berhadapan dengan Farhan. Dengan satu alis dinaikkan, Lovember menatap suaminya dengan usil.

"Are you sure?" Tanya Lovember.

"Of course, I swear. You look so beautiful and sexy, My Love." Jawab Farhan dengan senyum miringnya.

"So?" Sahut Lovember masih menatap usil.

Detik selanjutnya Farhan meraih pinggang Lovember dan menaikkan tubuh mungil istrinya itu keatas bar table yang berada didekat mereka. "So, I wanna kiss you. Right now." Balas Farhan.

Saat bibir Farhan hampir menyentuh bibir Lovember, dengan sigap gadis itu menahan bibir Farhan dengan tangannya.

"But I have to cook, right now. Jadi tahan dulu ya, A. Cream soup aku bentar lagi jadi." Ucap Lovember dengan senyuman.

Wajah Farhan langsung berubah kesal. Rasanya kayak udah dikasih harapan tinggiiiiii banget—eh malah dijatohin. Sakit, tapi nggak berdarah deh ibaratnya.

Ex-Lovember Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang