Begitu sampai di rumahnya, Farhan langsung membuka kemeja yang ia pakai hingga menyisakan kaos hitam ditubuhnya. Ia kemudian langsung menuju kamar setelah meletakkan kemeja kotornya dikeranjang cuci. Dengan pelan, Farhan membuka pintu kamarnya yang langsung disambut dengan suara TV dengan volume kecil. Farhan masuk ke kamarnya dan melihat Lovember yang sudah tertidur pulas.
Ada perasaan bersalah ketika melihat wajah Lovember yang tenang dan damai. Sejenak Farhan melirik jam dinding di kamarnya yang menunjukkan pukul dua pagi. Setelah itu ia mematikan TV dan masuk kedalam kamar mandi untuk menggosok gigi serta mencuci muka.
Ketika ia merebahkan tubuhnya diatas kasur, Farhan menatap wajah Lovember yang terlihat cantik. Ia menghela nafas perlahan, lalu menarik tubuh Lovember kedalam pelukkannya. Gerakan Farhan tersebut membuat Lovember terbangun dan menyadari jika ia sudah pulang.
"Kapan pulang A?" Tanya Lovember dengan suara seraknya.
Farhan tersenyum. "Baru aja pulang." Jawabnya lalu mencium kening Lovember.
Lovember melingkarkan tangannya dipinggang Farhan. "Gimana nobarnya? Liverpool apa Chelsea yang menang?"
Untungnya saat Farhan dijalan pulang tadi, Erga mengirimkan chat digrup memberi tahu jika malam ini yang menang adalah Liverpool. Jaga-jaga kalau istri-istri mereka nanya dan benar aja Lovember nanya.
"Liverpool menang. Tidur yuk, nggak baik buat kamu lagi hamil tidur malem gini." Balas Farhan.
"Nggak bisa tidur lagi. Gara-gara Aa nih, jadi bangun."
Farhan memeluk erat Lovember kemudian menatap istrinya itu dengan dalam. "Love, jangan tinggalin aku ya." Ucap Farhan yang langsung membuat Lovember tertawa pelan.
"Apaan sih, A. Sok-sok serius gitu deh mukanya. Biasanya juga nggak pernah serius." Ledek Lovember.
Mendengar Lovember yang meledeknya, Farhan hanya terseyum menatap istrinya itu sambil membelai rambut Lovember.
"Aku serius sayang." Ujarnya.
Lovember balas menatap Farhan. "Iya. Emangnya aku mau tinggalin kamu kemana sih, dipeluk kenceng kayak gini." Balasnya. "Eh iya, A. Tadi aku nggak sengaja nemu album foto gitu di gudang. Isinya foto kamu sama cewek, cantik banget. Kayaknya mantan kamu ya?"
Farhan langsung mengernyit. "Hah? Foto aku sama cewek?" Tanyanya bingung.
Lovember melepaskan pelukan Farhan dipingangnya lalu beranjak dari kasur dan membuka laci nakas. Ia mengeluarkan satu buah album foto berwarna navy dan meletakkan album foto tersebut didepan Farhan. Saat Farhan melihat album foto tersebut, ia baru teringat jika itu berisi fotonya dengan Lesya.
Farhan & Lesya's memory
"Bener 'kan ini mantannya Aa?" Lovember memastikan.
Cowok itu bangun dari posisi tidurnya dan duduk berhadapan dengan Lovember. "Bener kok, ini kenapa bisa ada di gudang ya?" Farhan kebingungan sendiri.
"Mana aku tahu. Aa lupa kali, kalau albumnya ditaruh gudang." Sahut Lovember cuek.
Lovember kemudian membuka lembaran pertama album foto. Menampilkan potret foto Farhan yang sedang bergandengan tangan bersama Lesya dipinggir pantai saat sunset. Terlihat mereka saling berpandangan dan tertawa bersamaan. Lantas Farhan tersenyum miring dan menatap Lovember yang sedang menatapnya.
"Ini foto udah lama banget. Hampir enam tahun lalu, aku aja lupa kalau ada album ini." Ucap Farhan.
"Ini di Bali ya?" Tanya Lovember.
Farhan mengangguk. "Iya, di Bali. Kamu nggak cemburu lihat foto aku sama cewek lain, alias mantan aku?"
Lovember tertawa pelan. "Ih, ngapain banget cemburu. Aku yang menang kok, soalnya dapetin Aa." Jawabnya sambil tersenyum menatap Farhan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ex-Lovember
Ficción GeneralList nama mantan: 1. Lovember - (ini mantan apa bukan ya? Gue belum putus sama dia kayaknya) 2. Gina - (Married) 3. Nadila - (OTW Married) 4. Haura - (OTW Married) Lima nama diatas adalah nama-nama dari mantan Farhan sejak SMA. Namun ada satu n...
