23

234 47 6
                                        

"Mau gak jadi pacar gue?"

"Hahah. Lucu, Nong," kata Hana tidak percaya.

"Emang gue keliatan bercanda?" tanya Linong balik.

Linong menatap Hana dalam-dalam.

Hana buru-buru meminum iced americanonya. Sebenarnya bukan karena haus, tapi dia berusaha mengalihkan pandangannya. Hana sadar, kalau dia tetap menatap Linong, mukanya akan memerah.

Bukan karena Hana sudah yakin perasaannya pada Linong itu disebut apa. Hana juga masih belum yakin. Baginya, Linong itu masih sahabat dan pendengar utamanya.

Linong? Sekarang dia juga mengalihkan pandangannya.

"Kayaknya..," Hana membuka pembicaraan lagi.

Linong yang tadinya sudah menunduk menatap meja, langsung mengangkat wajahnya.

"I-I need time.. and space," lanjut Hana.

"O-ok," jawab Linong.

"Tapi, Na. Kalau emang mau ditolak, langsung bilang aja. Makin cepet lu nolak, makin cepet gue move on," lanjutnya.

🌌

Kejadian di taksi online 3 bulan yang lalu terulang kembali, tapi kali ini bukan karena ada yang marah. Mereka berdua sama-sama malu untuk membuka pembicaraan.

Ya.. Setelah pembicaraan di starbucks tadi, yang mereka bicarakan hanya ajakan pulang.

Tak lama kemudian, mereka sampai di depan rumah masing-masing.

"Gue duluan ya," pamit Linong.

"Iya. Gue juga masuk ya," balas Hana.

Keduanya sama-sama membuka pintu gerbang, lalu pintu rumah.

🌌

Hana POV

"Udah makan KFC nya?"

Tiba-tiba mama udah ada di sofa ruang keluarga.

"Udah, mah. Hehe," balas gue pake ketawa gak niat.

"Eh? Kok muka kamu merah?" Tanya mama sambil nunjuk muka gue.

Sip. Makasih, Nong. Sepertinya gue harus nambah dosa.

"Tadi panas-panasan mah," balas gue.

"Ih. Jangan panas-panasan. Nanti mimisan loh," kata mama khawatir.

"Iya, mah. Hana ke kamar dulu ya. Abis itu mau mandi."

"Iya."

Setelah itu, gue langsung ngacir ke kamar dan nyalain AC. Panas woy.

Linong sialan :)

🌌

Tbc.

(a/n)
Tadi #680 in SS! 🎉
Makasii
Vomment kalian itu notif favorit 😂

Listener +Chen LinongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang