Gugusan malam ku kini membisu Hanya ada sunyi yang kian mengisi Hanya warna kelam yang ku dapati Kelabu selalu saja menyelimuti Calak warna yang ku impi tak akan mungkin terjadi tanpa hadirmu disini Puing-puing rindu akan terus berjatuhan tanpa ambisi Tertimbun dengan rapi hingga menjulang tinggi bak mercusuar api Mau kah kau merobohkan mercusuar itu, Tuan? Jika kau mau akan ku tunggu, sampai kau menjemputku Tak usah buru-buru, pastikan saja kau benar akan menjemputku Tak usah buru-buru, aku akan menetap disana hingga kau menemuiku Tak usah buru-buru, Hatiku tetap ada untukmu dan rasaku tetap sama seperti dulu Kau hanya perlu melangkahkan kaki serta kau padang lurus adirmaga itu Setelah itu, kau akan melihatku pada garis terdepan serta mercusuar disampingku Lalu, akan kuburaikan rahasia tuk membumihanguskan mercusuar api reruntuhan rindu, Mercusuar yang hanya ada satu pada negeri fana Dan, hanya kau yang dapat merobohkannya
-NisaApriliya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Assalamu'alaikum readers Gimana sajak hari ini? Ku tunggu vote dan comment dari kalian yaa... Saya Nisa Apriliya Salam Aksara! See you👋