Aku tak mengerti apa yang ada dalam benak para pengujar kebencian Aku tak mengerti apa yang terlontar dari bibir para pengujar kebencian Aku tak mengerti apa yang membuat kalian melontarkan ujaran-ujaran yang tak sedikit insan merasa tertekan; Aku tak pernah mengerti apa yang membuat kalian mengotori bibir manis kalian dengan ujaran-ujaran yang tak ada landasan dan tak bisa dipertanggungjawabkan Wahai pengujar kebencian... Mungkin kau bisa berargumen "ah itu hanyalah hal yang sepele" Apa boleh argumenmu itu aku garis bawahi kawan? Ujaran yang kau lontarkan, mungkin kau anggap sepele, kau anggap remeh, dan kau anggap hal yang sah-sah saja Namun bagi dirinya, itu bukanlah hal yang remeh tetapi lebih terkesan kau meremehkan dirinya Mungkin setelah ini kau akan berargumen lagi "Ah dasar baperan!" Katamu Bukankah itu hal yang wajar kawan? Kalau kau insan dan kau punya hati tentu kau juga akan merasakan hal itu, lain lagi kalau kau bukan insan dan tak punya hati mungkin aku tak akan mempertanyakan lagi Jadi, kau ini sebenarnya apa? Seorang insan atau hanya manusia jadi-jadian?
—NisaApriliya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.