Yein dan Youngtaek berjalan beriringan di sepanjang perjalanan, dengan masing-masing tangannya memegang tas belanjaan yang penuh dengan bahan-bahan makanan
Keduanya sama-sama terdiam tenggelam dalam pikirannya masing-masing
Setelah mendapat berita bahwa Myungeun yang tewas karena di bunuh, yang di katakan oleh inspektur polisi kalau Jiyeon adalah tersangka sementara dalam kasus pembunuhan tersebut
Ya sejujurnya Youngtaek tidak percaya dengan tuduhan itu, bagaimana pun Youngtaek juga tau kalau Jiyeon tidak mungkin melakukan hal itu. Youngtaek berani menjadi saksi kalau saat itu Jiyeon sedang berada di rumah bersama Yein, karena Youngtaek ikut mengantarkan Jiyeon, Sujeong dan Yein pulang bersama dengan Sungyoon
Jadi tidak mungkin kalau Jiyeon melakukan hal keji seperti itu, apalagi Myungeun adalah teman nya
"Taek-ah, apa kau percaya kalau Jiyeon eonnie tega melakukan itu?"
Youngtaek yang sedari tadi sibuk bergelut dengan pikiran nya sendiri pun akhirnya memalingkan wajahnya, ketika suara Yein menginterupsi dirinya. Dan kerutan samar pun langsung terpasang di dahi pemuda bertubuh menjulang itu
Kenapa Yein bertanya begitu? Dan mengapa Yein seperti tidak percaya kalau Jiyeon tidak mungkin tega membunuh Myungeun?
"Kenapa kau tiba-tiba bertanya begitu? Kau percaya pada inspektur itu?" tanya Youngtaek terheran-heran
"Aku sebenernya tidak percaya,tapi ya mungkin saja. Kau tahu sendiri kan, kalau Jiyeon Eonnie dan Myungeun Eonnie itu tidak terlalu dekat? Dan kau tau sendiri kan, kalau dari dulu sebenarnya Myungeun eonnie selalu merasa tersaingi oleh Jiyeon eonni karena Jiyeon eonnie selalu berada di atasnya? Jadi mungkin saja Jiyeon Eonnie kesal karena Myungeun eonnie yang selalu membicarakannya dibelakang. Jadi kenapa tidak?"
Youngtaek terhenyuk sebentar, benar yang dikatakan Yein. Jiyeon dan Myungeun memang tidak terlalu dekat, kedua nya juga memang jarang sekali mengobrol ya mungkin bisa di hitung jari kalau mereka berdua mengobrol
Dan benar juga, ia juga pernah mendengar keluh kesah Myungeun yang selalu merasa tersaingi oleh Jiyeon karena gadis itu selalu berada di satu tingkat di atasnya ketika di klub paduan suara.
Tapi tetap saja, tidak mungkin kan Jiyeon melakukan itu hanya karena kesal pada Myungeun yang selalu membicarakannya di belakang?
"Tidak, tidak mungkin Jiyeon noona melakukan itu. Mereka memang tidak terlalu dekat, tapi Jiyeon noona tidak mungkin tega melakukan hal keji seperti itu pada Myungeun noona" bantah Youngtaek sambil menggeleng kan kepala dan mengibaskan sebelah tangannya
Youngtaek menatap Yein kembali, "dan lagi pula kau tau sendiri kan, kalau kemarin malam Jiyeon noona itu pulang bersama mu? Jadi tidak mungkin dia melakukan itu" sambung nya lagi lalu mengalihkan pandangannya kembali ke jalanan yang banyak kendaran berlalu lalang
"Ya tapi Youngtaek-ah kau kan hanya melihatnya saat sampai kerumah saja. Mungkin saja Jiyeon eonnie melakukannya saat aku sedang tidur. Ya bisa jadi saat aku tertidur, dia berjalan mengendap keluar hanya untuk membunuh Myungeun eonnie. Dan kembali lagi kerumah setelah tugasnya selesai. Kalau tidak, kenapa gantungan ponsel milik Jiyeon eonnie ada disana?"
Dan lagi-lagi ucapan Yein kembali membuat kerja otak seorang Son Youngtaek bekerja sangat keras. Bahkan kerutan di dahi semakin terlihat jelas
Benar, Youngtaek dan Sungyoon hanya mengantarkan Jiyeon dan Yein sampai depan rumah saja. Setelah itu keduanya langsung pulang kerumah masing-masing
Jadi Youngtaek tidak mungkin tau apa yang di lakukan Jiyeon nya setelah itu, dan mungkin saja memang benar kalau Jiyeon memang melakukannya saat Yein sedang lengah
Tapi yang menjadi pertanyaan, apa mungkin Jiyeon memang tega melakukan itu?
Youngtaek menggelengkan kepalanya dan memukul keningnya pelan, berpikir keras seperti tadi membuatnya pusing. Dan tidak, Youngtaek tetap percaya kalau Jiyeon tidak mungkin melakukan hal itu
"Pokoknya aku tetap tidak percaya kalau Jiyeon noona melakukan hal itu, Yein-ah"
Dan entah memang Youngtaek yang salah lihat atau bagaimana, Youngtaek melihat kalau ekspresi Yein langsung berubah kesal ketika dirinya selesai berkata seperti itu
Ok guize, maap ya kalo telat apdet nya:')
Regards,
Kim
KAMU SEDANG MEMBACA
[THRILLRIES] Hide and Seek
FanfictionCOMPLETE || Horror, Thriller, AU || Golden Child, Lovelyz || PG - 16 Permainan yang di mainkan sebagai ajang balas dendam "Kita sudah bersembunyi selama satu jam disini! Mana? Bahkan boneka itu sedari tadi diam di tempatnya! Sudah aku bilang bukan...
![[THRILLRIES] Hide and Seek](https://img.wattpad.com/cover/128070544-64-k154358.jpg)