Tanpa terasa, ke-8 orang yang berada di dalam rumah tersebut sudah bersembunyi selama satu jam lamanya. Tapi, mereka tak kunjung mendapatkan apa-apa
Mereka tidak mendengar suara apapun kecuali suara jangkrik yang berderik dan suara TV yang hanya berbunyi 'ssssstttss'
Mereka tidak mendapat petunjuk akan datangnya Boneka itu, yang mereka dapat hanya kantuk
Tidak ada suara pisau yang bergesekan dengan lantai, tidak ada suara langkah kaki, tidak ada suara sahutan. Semua yang di sebutkan di dalam internet tidak kejadian di rumah ini
Hingga Jangjun yang nampaknya mulai kesal karena mereka tidak kunjung mendapatkan apapun, dengan cepat pemuda itu keluar dari tempat persembunyian
Dengan wajahnya yang kesal, dan dengan deru napas yang tak beraturan. Pemuda bersurai kemerahan itu kemudian berteriak
"Ya! Jung Yein! Keluar kau! Kalian semua keluar!!!"
Sontak teriakan marah itu membuat orang-orang yang tengah bersembunyi pun, keluar dari tempat persembunyian. Dan mulai menghampiri Jangjun yang wajahnya mulai memerah
"Oppa! Kenapa keluar?! Permainan belum berakhir!" gertak Yein pada Jangjun, sedangkan Janjun mendelik tajam ke arah gadis bermarga Jung tersebut
"Lalu, mau sampai kapan kita bersembunyi hah?! Sampai Fajar muncul?!" balas Jangjun berteriak, dengan kesal pemuda itu kemudian berjalan pergi meninggalkan teman-teman nya. Dan beberapa orang disana pun terkejut dan langsung mengikuti Jangjun yang tengah emosi itu.
"Jangjun-ah, geumanhae!"
"Ya! Lee Jangjun!"
Jangjun tidak memperdulikan seruan-seruan yang terlontar dari teman-temannya, pemuda itu bergegas untuk menghidupkan seluruh lampu ruangan
Dan kemudian berjalan kembali menuju kamar mandi
Sesampai di kamar mandi, pemuda itu semakin di buat emosi ketika melihat boneka itu masih berada didalam bathtub berisi air
"Kita sudah bersembunyi selama satu jam disini! Dan lihat itu, bahkan boneka itu sedari tadi diam di tempatnya! Sudah aku bilang bukan, permainan mu itu hanya mitos!" kesal Jangjun yang kemudian mengambil boneka tersebut dan kemudian melemparnya ke arah Yein, boneka yang sudah basah itu pun terjatuh tepat di depan kaki Yein
"Sudahlah! kita sudahi saja, tidak ada gunanya kita bermain seperti ini!!!" teriak Jangjun lagi, Sujeong yang berdiri disebelahnya Jangjun terus menggumamkan kata sabar dan mengusap bahu Jangjun pelan
Melihat situasi yang mulai kacau begini, Jaeseok hanya dapat menghela napasnya dan mengusap wajahnya kasar
"Tsk, yasudah, kita hentikan saja permainan ini. Kita tidak mungkin melanjutkannya, setelah kita tahu kalau boneka itu sama sekali tidak melakukan apapun seperti yang tertera di internet tadi" kata Jaeseok memutuskan, dan yang lain hanya mengangguk setuju
Sedangkan Yein, gadis itu menatap boneka yang terjahit benang merah, yang kini masih tergeletak di lantai
"Sudah-sudah, lebih baik kita semua kembali tidur. Cah!"
Yang lain mengangguk dan mulai berjalan mengikuti Jaeseok, sedangkan Jiyeon masih memperhatikan Yein dari samping
Tapi, langkah ke 6 orang ini terhenti ketika Yein membuka suara
"Hentikan saja, karena permainan yang sesungguhnya, baru akan dimulai"
Sontak mereka semua langsung menoleh dan mengerutkan dahinya, bingung dengan apa yang Yein katakan barusan
KAMU SEDANG MEMBACA
[THRILLRIES] Hide and Seek
FanfictionCOMPLETE || Horror, Thriller, AU || Golden Child, Lovelyz || PG - 16 Permainan yang di mainkan sebagai ajang balas dendam "Kita sudah bersembunyi selama satu jam disini! Mana? Bahkan boneka itu sedari tadi diam di tempatnya! Sudah aku bilang bukan...
![[THRILLRIES] Hide and Seek](https://img.wattpad.com/cover/128070544-64-k154358.jpg)