(15)

46 4 0
                                        

Warning!













Typo
Berhamburan
















Yoongi benar benar tidak tahu harus berekspresi seperti apa sekarang. Ia menatap ayah dan ibu nya secara bergantian.

"Eomma, appa. Yoona sedang mengandung, berarti kewajiban ku sebagai oppa akan semakin besar. Aku takut Yoona kenapa kenapa saja" jawab Yoongi berbohong

"Oppa, jadi dari tadi kau memikirkan itu? Tenang saja banyak disini yang menyayangi ku dan menjaga ku. Dan juga Jungkook, aku yakin ia akan selalu disampingku setelah ini" respon Yoona. Kalimat yang dikeluarkan Yoona membuat hati Yoongi berkecambuk, ia ingin pergi sekarang. Tetapi, itu akan menjadi kecurigaan dihati mereka

"Ahhh, Yoongi. Kau terlalu banyak memikir, sini biar appa yang mengemudi. Kali ini kau menabrak kucing, lain kali kau mau menabrak apa lagi hm?" Ucap ayah Yoongi menggeser paksa posisi Yoongi sekarang dan terpaksa Yoongi mengubah posisi nya.

Sesampai dirumah, Yoona langsung menuju kamar entah mengapa ia sangat lelah sekarang.

Padahal perut nya juga belum besar, tetapi ia serasa memikul beban yang banyak.

Yoona memutuskan untuk vidcall dengan Jungkook

"Yeoboeseyo, chagiya. Gwaenchanayo? Apa kabarmu sayang. Kenapa baru saja menelpon ku hm?" -jk

"Eo, mianhae. Aku pikir kau begitu sibuk, karena tidak pernah menelpon ku duluan. Jadi ku putuskan tidak menghubungi lebi-- huewkk!!!" -yn

"Sayang, heiii. Gwaenchana? Apa yang terjadi, apa kau sudah kerumah sakit?" -jk

Jungkook sangat khawatir, dengan tiba tiba layar berubah hitam dan Yoona mengeluarkan suara muntahan itu. Membuat Jungkook sedikit bergerak mondar mandir, pasal nya layar di depan nya ini masih hitam. Itu karena sebelum nya Yoona menangkup kamera depan nya di meja. Ia hanya tidak ingin Jungkook khawatir dan mengganggu pekerjaan nya.

Layar kembali menampakan wajah Yoona, yang membuat ketenangan di hati Jungkook. Ia lega melihat wanita nya baik baik saja.

"Mianhae sayang. Aku hanya sedikit mual" -yn

"Kau sakit? Aku akan kesana setelah ini" -jk

"Tidak, Jung. Selesaikan lah pekerjaan mu dulu. Aku akan menunggu" -yn

"Arrasseo, aku masih harus rapat setelah ini. Aku tinggal dulu, tidak apa kan? Aku janji akan menghubungi mu lagi sayang" -jk

"Hm. Hwaiting sayang ku" -yn

"Hm" -jk melemparkan kiss dari jauh.

Yoona hanya tertawa melihat nya, ia bahagia melihat pria nya baik baik saja disana. Yoona harap ia selalu dilindungi dan sehat walafiat.

Yoona kembali keruang tamu dan mendapati berpuluh puluh susu hamil.

"Eo?" Yoona bingung ini untuk siapa, ia memegang tiap kotak yang ada disana. Berbagai rasa, strowberry, vanilla, coklat, melon dan satu rasa yang Yoona suka yaitu full cream.

"Yoona-ya, itu semua milikmu" ucap Yoongi yang baru saja keluar dari dapur dan sudah membuat satu gelas susu.

"Ini minum dulu, kau suka full cream kan. Karena rendah kalori dan tidak membuatmu gendut" Yoongi menyodorkan gelas itu kepada Yoona, dan di sambut oleh Yoona

"Oppa, gomawo. Kau sangat baik padaku" Yoona menaruh gelas nya dan beralih memeluk Yoongi.

Dengan senang hati diterima Yoongi dan sedikit mengelus punggung Yoona.

Problem In MyselfTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang