Dua belas; welcome To April

748 116 38
                                        

Kau tau ? Baru bertemu bulan keempat ditahun ini saja aku telah menemukan berbagai rasa tentang cinta. Ya, bisa dibilang nano nano. Ada manis, pahit, asam, gurih, bahkan hambar.

Aku tak paham dengan rencana tuhan. Pun dengan semesta. Mereka slalu berhasil membolak balikan hati.

Yang aku tahu rencana mereka itu slalu tepat. Tuhan selalu punya cara untuk membahagiakan makhluk ciptaannya. Begitupun dengan semesta yang tak pelit memberi cinta setiap harinya.

Namun aku tak mengerti dengan mentari, senja, dan bintang yang datang bersamaan.

Diawali dengan mentari
Dia menyinari pagi ku,
Surya yang slama ini ku cari,
Cahaya yang bersinar melebihi pelita,
Namun, mentari juga dapat meredup,
Tertelan di balik awan,
Terhalang oleh gumpalan badai,
Badai yang aku sebut badai abadi,
Badai yang membunuh mentari ku,

Kemudian senja
Senja yang memiliki keistimewaannya sendiri,
Senja yang slalu ingin aku jemput kepergiannya,
Dan kini aku berhasil menjemputnya,
Menjemput senyum yang slama ini aku rindukan,
Aku berhasil menjemputnya setelah beradu cepat dengan malaikat yang ingin merebut senja yang tenggelam dimatanya,
Namun, pikir ku melayang,
Menerawang membelah angkasa,
Untuk apa ku jemput senja bila ia akan pergi lagi,

Lalu Bintang
Bintang yang slama ini mengawasi ku dari angkasa,
Bintang yang bahkan tak ku ketahui keberadaannya,
Bintang yang selalu ingin menarik perhatian ku,
Menarik dengan sinar cahayanya,
Meski tak begitu berkilau,
Namun aku tetap menatapnya dengan pandangan berbinar,
Merekam setiap cahaya yang ia berikan padaku,
Menari di angkasa bersama bulan,
Melengkapi sunyi malam,

Kau tau mengapa seseorang terlihat begitu berharga ? Karna senja tenggelam di matanya, mentari bersembunyi dibalik tawanya, dan kemerlap bintang slalu bersamanya.

••●••

Yang suka permen nano nano siapa nih 😂

Gedigte✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang