CONFUSED

12 2 0
                                    

Author pov

Seo yeon terengah engah karena Taehyung menggelitik badannya. "Ahahaha...stop stop...ahahaa Taehyung ah hajima...ahaha" pinta seo yoon sambil tertawa terbahak bahak. (Berhenti...)

"Ahahaa..nee akan aku hentikan, aahh mianhae" tiba tiba Taehyung minta maaf. "Eh,ani gwaenchana..ni hanya permainan...". (Iya, maafkan, tidak,  gapapa)

"Ani, luka itu..." (Tidak)
"Aaah...lupakan,liat aku sekarang aku udah sehat udah ga sakit lagi aku udah ngelupain luka di kaki ku" kata seo yeon sambil tersenyum manis.
"Ahaha...terlihat jelas sekarang kalo udah sehat" katanya Taehyung dan diakhiri suara tertawa mereka yang semakin lama semakin menghilang.

Sunyi. Mereka diam. Ada yang aneh. Mereka bertatap tatapan. Yaah ,lama.
Ding dong....Ding Dong... suasana sunyi itu terpecah karena bunyi dari jam dinding besar nan tua milik seo yeon. Jam dinding itu terdapat di ruang tamu lantai bawah.

"Ah,sekarang udah jam 5 sore, gerom aku mau pulang seo yeon"
Kata Taehyung. (Kalau begitu)
"Nee makasih makanannya...aku sangat menyukainya. Akan kuantar kamu ke pintu" kata seo yeon. (Iya)
"Andwae,kamu tetap disini. Coba pikirkan kamu di rumah sendirian,lalu kamu mengantarku untuk ke bawah menuju pintu, setelah itu aku pergi,lantas kamu sendirian, bagaimana caramu bisa naik ke atas lagi tanpa bantuan siapapun?" Katanya panjang. (Jangan)

"Eee...taehyung,apa kamu bener bener ngekhawatirin aku?" Tanya seo yeon Dengan mata sedikit sayu menatap Taehyung.

"Euhmm ani bukan maksudku..eeh  neeh aku sangat ngekhawatirin kamu" jujur Taehyung. (Tidak)

"Jinja?apa alasan kamu sampai ngekhawatirin aku sebegitunya?Hmm?" (Benarkah?)

"Hemm ituu...ehmm karna aku...aku
...su....

Jungkook pov

Hmm...sepi... ah sebaiknya aku belajar. Baru aja aku megang buku, aku tertuju pada hp ku. Hmm...apa aku harus menelponnya? Aku masih khawatir dengannya. Tapi, aku juga takut jika dia terganggu. Sebaiknya aku telpon saja biar perasaan ini hilang.

Seo yeon in calling...

SY : anyeong...jung..kook.
JK : ne, anyeong...
SY : ada apa kamu telpon?
JK : ehmm ituu...
SY : apa?
JK : aku mau tanya tentang..
SY : aku masih belom bisa jawab kook....tolong mengertilah...
JK : ne? Aah aniyaa...bukan itu maksudku...aku menanyakan lukamu... (Iya?, tidak)
SY : jinja ? Aahh lukaku udah sembuh, sedikit nyeri sih (benarkah?)
JK : ah appho? Apa aku harus kesana lagi? (Sakit?)
SY : ahh aniyaa...gwaenchanaa...kamu istirahat saja neee anyeongg...
JK :a' gendee... (tapi...)

tut...tut...tut ..
Panggilan berakhir...

Author pov

"...karena aku...su.." ~nada save me~. Perkataan Taehyung terpotong karena hp seo yeon bunyi. Jungkook menelpon seo yeon.  Taehyung membuang muka dan melihat yang lainnya.

Tut... Tut... Tut...  "Hah~~". " Euhmm aku balik dulu yaa? " Kata taehyung. "Bentar kamu tadi belum menyelesaikan perkataanmu" Sela seo yeon.

"Aah nee... " Garu garuk kepala. "Ehmm karna aku sudah buat kamu terluka, rada ga enak aja bersalah sama seseorang apalagi baru kenal hehehe... Yaudah balik yaa... Dah... " Menuju pintu sambil melambaikan tangan ke seo yeon. "Aah nee.. Hati hati makasih makanannya... "

Taehyung Pov

Aisshh... Hampir aja aku ngungkapin perasaanku.. Huft... Apa ini memang aku... Aaahh ga mungkin. Aku segera masuk ke mobil.  Aku melamun. Iya melamun kan dia.  Masih terbayang wajah manisnya yang jelas terekam di pikiranku. Fokus fokus fokus..  Ehem hem. Tanganku bersiap siap mengemudi. Ok udah fokus. Hah~seo yeon... Kamu benar benar mengalihkan semuanya.

Story Of My Love :KTH or JJKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang