Seperti biasa, Syifa dan Dear berangkat sekolah bersama. Raihan pasti mengizinkan nya karena Raihan tidak perlu membuang uang nya untuk membeli bensin hanya karena Raihan menghantar Syifa sekolah.
Di perjalanan mereka saling bertukar cerita. Mulai dari yang normal hingga tidak normal cerita nya.
"Gue jijik banget pas si Gino main tiktok. Hp nya segala di puter-puter kaya lagi makan oreo yang di putar langsung di jilat. Kalau muka nya pantas buat kamera sih gapapa, lah ini? Astagfirullah." cerita Dear yang membuat Syifa tertawa.
"Jangan suka ngejelekin orang De, gak baik." ucap Syifa sok benar, padahal dia sama saja seperti Dear.
"Habis olahraga di suruh ganti baju, eh kesenengan si Gino karna bisa main mussically sambil sekalian baju nya ntar ganti. Terus dia juga gak lupa sama kaca buat main nya. Padahal kalau gue boleh jujur, kamera sama kaca itu udah bikin sadar dia buat berhenti main begituan."
Syifa memukul helm yang di pakai Dear. Cerita Dear memang sangat tidak bermanfaat, malah jika di dengar itu akan menambah dosa saja.
Gino itu bukan nama asli nya. Nama dia itu bukan nama kota. Gino hanya sebutan teman-teman nya untuk nya, dan Gino pun setuju karena nama nya lebih keren dengan nama asli nya.
Nama asli nya Ahmad Saepudin. Nama nya perlu di catat dan di ingat baik-baik. Karena tidak ada yang tahu jika nanti jadi pendamping hidup kalian, karena nama asli itu perlu untuk di buku nikah dan yang lainnya.
Kalian harus tahu singkatan dari nama Gino itu apa. Gino adalah singkatan dari gigi nonghol. Gino sendiri tidak tahu singkatan dari nama nya yang di berikan oleh teman sekelas nya. Utama nya Dear yang memberi nama.
"Jangan bahas Gino ah. Pagi-pagi bukan nya ngomongin yang baik-baik, malah ngomongin kejelekan oranglain,"
"Syifa terhibur gak?"
Syifa jika di tanya seperti itu pasti terhibur. Cerita singkat nya memang tidak begitu lucu, namun cara penyampaian Dear pada saat bercerita itu sangat menarik.
"Iya deh."
❤
Syifa dan Dear makan bersama di kantin. Kalian harus ingat yang bayar makanan itu buka Dear, tapi Syifa. Syifa selalu mengeluarkan uang untuk Dear. Padahal kalian perlu tahu jika Dear itu anak orang kaya, berbeda dengan Syifa yang hanya orang sederhana. Dia tidak mau pakai uang, kata nya lagi nabung, buat masa depan nanti.
Dear mengambil sesuatu dalam kantung nya. Syifa hanya menatap sekilas dan kembali memakan siomay nya.
"Syifa mau di pakein atau pake sendiri?"
Syifa berhenti sejenak memakan siomay nya dan beralih melihat gelang yang di pegang oleh Dear. Gelang nya sama dengan gelang yang di pakai Dear di tangan nya.
"Couple?"
"Lo pikir aja sana!" Dear kesal karena Syifa yang sok basa-basi. Sudah tahu gelang nya sama eh malah nanya.
"Ish!" Syifa kesal karena respons Dear. "Sini gue pake sendiri." Syifa mengambil gelang itu langsung dan memakai nya sendiri.
"Jangan ngegerutu aja!" kesal Dear. "Gimana bagus gak?" Dear sudah kembali kepada sikap awal nya.
Syifa merasa aneh kepada Dear. Sikap nya yang mudah berubah membuat Syifa tidak mengenali Dear nya. Hal sepele biasa nya di bawa santai atau di bawa candaan oleh Dear.
KAMU SEDANG MEMBACA
DEAR SYIFA [TELAH TERBIT]
Novela JuvenilCerita masih lengkap SELESAI - [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Mereka sudah menjalin kasih selama dua tahun. Hubungan mereka baik-baik saja dan tidak ada sebuah masalah. Ketika sebuah tantangan tidak masuk akal yang di lontarkan Syifa kepada Dear di...
![DEAR SYIFA [TELAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/146100294-64-k878880.jpg)