Rosalind terbangun saat suara alarm memenuhi kamarnya dan mematikannya dengan kasar, tubuhnya terasa kaku bahkan tidak bisa berbalik karena Jerry memeluknya. Apa?! Jerry memeluknya???!
"Heh, cowok mesum! Bangun!" Rosalind memukul lengan Jerry, tetapi Jerry tidak bergerak sama sekali, bahkan tidak menunjukkan niat untuk bangun.
Rosalind melepaskan selimut yang melekat pada tubuhnya dan berusaha melepaskan tangan Jerry yang terjepit di pinggangnya.
"Jerry, bangun!"
"Berisik sayang."
"Sayang, sayang, pala lo peyang! Buruan bangun!" Rosalind berdecak dan mendorong Jerry sampai jatuh ke lantai.
"Sakit."
"Cepet bangun dan pergi dari sini."
Rosalind Florence, gadis itu cantik sekali tapi sayang galak, pikir Jerry
"Gua numpang mandi," ujar Jerry, lalu berlari langsung masuk ke kamar mandi, karena dia tahu bahwa jika tidak, pasti Rosalind akan marah padanya.
"Jerry, ganti baju lo ya diatas kasur!" pekik Rosalind, suaranya masih bisa didengar oleh Jerry dari dalam kamar mandi, meskipun samar-samar.
Apakah Jerry memakai pakaian perempuan atau apa? Jerry melihat tumpukan baju di atas kasur, bahkan kasur yang sebelumnya berantakan kini sudah rapi tertata.
"Sa, di mana sisirnya?" pekik Jerry, sambil mencari-cari keberadaan sisir milik Rosalind.
Tidak lama kemudian, Rosalind masuk ke dalam kamar dengan mengenakan pakaian seperti setelah olahraga dan rambut yang acak-acakan.
"Duduk."
Akhirnya, Jerry duduk di depan meja rias Rosalind, dalam hati dia sudah cemas bahwa mungkin Rosalind akan mencukur habis rambutnya. Namun, Rosalind justru mengambil hairdryer dan sisir berwarna biru muda, lalu melanjutkan untuk menata rambutnya.
"Ini baju siapa, Sa?"
"Suaminya kakak gue," jawabnya, membuat Jerry mengangguk-anggukkan kepala.
Rosalind berdecak, "Diem-diem, pecicilan banget lo kayak cacing. Abis ini lo pergi dan jangan pernah kesini lagi, okey?"
"That was a goodbye?"
Tidak ada jawaban. Setelah rambut Jerry kering, Rosalind masuk ke dalam kamar mandi tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.