[21] no one knows

3.4K 434 3
                                        

Rosalind memang tidak melaporkan Joss atau Joshua ke penjara, hanya dengan syarat ia tidak boleh bertemu dengan Rosalind selamanya oleh kedua orang tua Rosalind. Joss juga harus membuat pernyataan bertanda tangan materai sesuai perintah kakaknya Rosalind, Ally.

Saat ini hanya tersisa Jerry yang menemani Joss yang masih terbaring di rumah sakit.

"Jeo, maafin gua ya."

Jerry mengangguk, "Gua juga salah Bang mukulin lu dan ngomong kasar gitu, tapi lu lebih salah lagi Bang berbuat kayak gitu. Lu mau lecehin Rosalind?"

"Gua ngelakuin itu terpaksa."

"Kepaksa? Kebelet ena-ena lu?! Padahal lu bisa nyewa cewek diluaran sana Bang. Kenapa harus Rosalind? Gua sayang sama dia sama kayak lu sayang sama dia."

"Iya Jeo. Gua salah, gua minta maaf."

"Minta maaf sama Tuhan dan Rosalind, jangan sama gua. Umur gak ada yang tau."

Joss mengangguk lalu membenarkan posisi memunggungi Jerry untuk segera pergi tidur, badannya terasa sangat remuk.

⛔️⛔️

Setelah lebih dari 2 minggu dirawat di rumah sakit, hari ini Joss sudah dibolehkan untuk pulang. Meskipun badannya masih terasa sedikit sakit, tapi tidak apa-apa, ia juga bosan berada di ruangan putih itu.

"Ma, itu bukannya Bi Ijah?"

"Loh iya. Mama panggil dulu deh, biar sekalian pulang."

"Joshua aja Ma."

Joss keluar dari mobil dan bergegas mengejar Bi Ijah yang sepertinya habis pulang dari pasar.

"Ah, Bi Ijah pake nyebrang lagi."

Joss pun mengikuti Bi Ijah yang sekarang ada disebrang jalan.

"JOSHUA AWAS NAK!"

Joss yang mendengar teriakan dari Ibunya itu terkejut, terlebih melihat mobil didepannya.

Brug.

"JOSS!"

"JOSS!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Internasional PlayboyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang