[08] jerry's brother

4.8K 662 7
                                        

"Kalo lu ngantuk, ke kamar gua aja ya Sa, gua dikit lagi selesai kok, nanti gua susul ya," ujar Jerry lembut di pinggir kolam.

Rosalind mengangguk dengan mata sayu, menyusuri rumah Jerry seakan rumah itu miliknya sendiri.

"Jeo— Eh?"

Rosalind terkejut, tetapi orang di hadapannya lebih terkejut melihat Rosalind. Dengan canggung, Rosalind tersenyum manis. Berusaha membuat kesan pertama yang baik untuk kakaknya Jerry, mungkin.

"Saya Rosalind, teman Jerry. Mau numpang di kamarnya sebentar, permisi Kak," ujar Rosalind sambil tersenyum sampai matanya menyipit.

"Oh, y-ya. Silakan," jawab kakak Jerry dengan gugup.

Huft, Rosalind selamat.

Rosalind menaiki tangga satu per satu dengan pelan, sambil melihat-lihat lukisan yang tertempel di setiap dinding. Dan sampai di depan kamar yang di depan pintu terdapat tulisan, "Jeo."

Rosalind memasukinya dengan pasti dan berdecak begitu merasakan suasana gelap yang menyeruak. Lantas Rosalind merebahkan diri di kasur milik Jerry dan mencoba memejamkan mata.

**

"Jeo," panggil Joss. Jerry menondongkan kepala saat mendengar suara kakaknya, Joss.

"Siapa cewek itu, lu kenal di mana?"

"Temen."

"Awas, jangan diapa-apain."

"Gua nggak segila itu ya, Bang."

Jerry bisa melihat Joss mengepal tangannya sampai uratnya terlihat jelas, lalu melenggang pergi.

Jerry keluar dari air dan memakai handuk di punggungnya, lalu segera masuk ke kamarnya untuk ganti baju. Saat baru saja naik tangga pertama, Bi Ijah memanggilnya.

"Permisi Den, mau makan apa?"

"Apa aja Bi," jawab Jerry dijawab anggukan oleh Bi Ijah, dan Jerry melanjutkan jalan menuju kamar.

Jerry membuka pintu perlahan, "Kalau lagi tidur gini lu nambah cantik Sa, soalnya nggak marah-marah."

Jerry melihat Rosalind yang tertidur pulas di kasurnya, dan dia tidak ambil pusing. Jerry sudah rapi berganti baju dan berniat membangunkan Rosalind.

"Rosalind, bangun."

"Ossa!"

"Sasa."

"Apaan sih, berisik," ujar Rosalind kesal sambil kembali mencari posisi enak untuk tertidur.

"Sayang..."

"Ih, jijik goblok," hardik Rosalind sambil mendudukkan dirinya.

Jerry tertawa melihat wajah bareface Rosalind, "HAHAHAHA, SA LU MIRIP ULET BULU."

"KONYOL LO YA. BURUAN ANTERIN GUE PULANG!"

 BURUAN ANTERIN GUE PULANG!"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Internasional PlayboyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang