[09] weird af

4.3K 600 23
                                        

"Iya, ayo gua antar pulang," ajak Jerry. 

Rosalind buru-buru merapikan pakaian dan juga menenteng tasnya, tapi tiba-tiba Joss masuk ke kamar Jerry, "Ada Erin." 

Jerry melotot, "Erin kesini? Serius?" 

Jerry bersorak gembira mengetahui berita tersebut dan langsung meninggalkan Rosalind berdua dengan Joss begitu Joss mengiyakan pertanyaan Jerry. 

"Bang, anter Rosalind!" teriak Jerry sebelum semakin menjauh.

Rosalind berdecak, "Brengsek banget adek lo." 

Tidak ada lagi kesan pertama yang baik, Rosalind sudah kepalang kesal dengan pemuda bernama Jerry Leonard, sangat kesal. Seenak jidat ia meninggalkan Rosalind di malam hari apalagi badannya sudah sangat remuk. 

"Gue bisa balik sendiri, Bang. Permisi." 

Rosalind langsung keluar dari kamar Jerry tanpa mempedulikan Bi Ijah yang sedang naik membawa nampan. Rosalind bisa melihat Jerry sedang tertawa riang bersama perempuan berponi bernama Erin itu. Rosalind memakai sepatunya asal tanpa mengikat tali sepatunya dengan benar karena sudah kepalang malas dan kesal.

Tiba-tiba tangan Rosalind ditarik, "Gua anter." 

"Nggak usah, makasih." 

"Ini udah malem Rosalind." 

Rosalind mengangguk, "Yaudah."

"Tunggu," ujarnya. Kakaknya Jerry berjongkok di depan Rosalind lalu mengikat tali sepatunya.

"Nama gua Joss." 

"Oke Joss." 

Dan Rosalind baru sadar kalau kakaknya Jerry sangat tampan. Tapi kalau diperjelas sepertinya Rosalind pernah melihat Joss di suatu tempat tapi ia lupa jelasnya dimana. Dan menurutnya Joss dan Jerry tidak mirip sama sekali. 

"Gua ambil kunci motor dulu." Rosalind mengangguk dan nggak lama Joss keluar membawakan Rosalind jaket. Rosalind menaiki motor Joss dengan hati-hati lalu memberitahukan alamatnya. 

"Udah tau."

"Hah?" tanya Rosalind bingung. 

"Gua nggak ngomong apa-apa." 

Rosalind mengerutkan dahi bingung, jelas banget tadi ia denger Joss bilang, "Udah tau."

"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Internasional PlayboyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang