Hari senin dinobatkan menjadi hari yang paling dibenci oleh semua orang, tetapi tidak untuk Jerry. Hari ini Jerry akan mengajak Rosalind untuk berjalan-jalan.. ya kalau Rosalindnya mau sih. Kalau tidak ia akan mengajak perempuannya yang lain hehe.
Upacara bendera tengah berlangsung dan Jerry benar-benar beruntung karena dirinya bisa bersebelahan dengan Rosalind.
"Ossa," panggil Jerry sedikit condong.
Rosalind hanya membalasnya dengan gumaman.
"Nanti mau jalan gak?"
"Enggak."
Jerry menghela napas, "Ayolah, lagi juga lu ngehilangin hape gua."
Rosalind menoleh dengan tatapan dinginnya, "HEH, LO—"
Selepas itu, Rosalind membungkam mulutnya rapat, seperti lupa kalau sedang upacara.
"Jerry dan sampingnya, sini maju kedepan!" suara speaker dari Bu Liana terdengar ditelinga Jerry dengan jelas.
Rosalind langsung menginjak kaki Jerry waktu seluruh perhatian menuju ke mereka, "Lo ya! Nggak usah bawa gue masuk ke dalam masalah lo terus."
"Cepat maju!" suara Bu Liana meninggi.
Dengan santai Jerry maju ke depan bersama Rosalind yang sedari tadi menunduk malu.
"Siapa namamu?"
"Rosalind," jawab Rosalind yang terdengar gugup.
"Ngomongin apa tadi kalian berdua?"
"Ibu kepo aja," jawab Jerry.
Rosalind membulatkan matanya kaget lalu mencubit lengan Jerry. Lagi pula Bu Liana tidak akan memberikan hukuman yang berat.
"Eh kamu ya Jerry, jelek, nyebelin! Selesai upacara kalian berdua bersihkan toilet sampai bersih. Sana kembali ketempat!"
Sampai kembali ke barisan, Rosalind langsung menjambaki rambut Jerry. Nggak apa-apa, asal sama Rosalind ia fine.
⛔️⛔️
"
Maia!" pekik Rosalind kesal menghampiri Maia yang sedang meminum jus pesanannya.
"Kenapa lagi?" tanya Maia.
"Gue kesel banget Mai, lo tau gak sih? Gue dihukum bareng Jerry," adu Rosalind menggeram kesal.
"Tau Sa, kan tadi gue juga liat. Lo santet aja itu anak kalo kepalang kesel," saran Maia.
"Jangan gitu, dia kadang berguna juga."
"Buat apa?" tanya Maia. Dan kebetulan Jerry datang dan langsung duduk disebelah Rosalind.
"Dipukul," jawab Rosalind sambil memukul kepala Jerry pelan tapi berhasil membuat Jerry mengaduh kesakitan.
"OSSA!" teriak Jerry kesal sampai menjadi pusat perhatian, kembali.
"APA?!" balas Rosalind cepat.
"LU KENAPA SIH MUKUL GUA TERUS?! SAKIT SA JANGAN KDRT-IN LAKI LU MULU!" teriaknya dalam satu tarikan napas.
"LO JUGA KENAPA SIH BAWA-BAWA GUE KEDALAM MASALAH LO TERUS?! SEHARUSNYA GUE NGGAK KENAL LO TOM AND JERRY," balas Rosalind kesal.
"NAMA GUA JERRY, NGGAK PAKE TOM."
"Bodo amat!"
Rosalind pergi meninggalkan kantin. Di tengah jalan, ada yang meneriaki Rosalind dengan lantang, "Dasar lo anak baru caper!"
Rosalind menoleh lalu memberikan jari tengah kepada perempuan itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.