Hinata sangat menggemari pasangan selebriti Uchiha Sasuke dan Haruno Sakura, ide gila muncul saat melihat pasangan suami istri Uchiha itu membuka lamaran pekerjaan untuk menjadi asisten rumah tangga mereka.
Ide gila untuk hadir ditengah-tengah merek...
'duh hinata, bagaimana kau mau merayunya sedang ditatap seperti tadi kau langsung kabur begitu.' . .
Sasuke pun telah duduk manis dengan dihadapkan oleh makanan yang tengah disajikan oleh hinata, Sasuke memperhatikan gerak-gerik hinata yang begitu lues menghidangkan makanan untuk nya.
"A..ano sasuke-sama, maaf saya lancang. Tapi, dimanakah sakura-sama?" Tanya Hinata yang heran, karena sang ratu rumah ini tak duduk disamping si tuan rumah, terlebih hinata sangat gugup karena ia sadar sedari tadi ia diperhatikan oleh sang majikan.
"Istriku tak pulang malam ini, ia tidur di lokasi syuting nya karena ada beberapa kerjaan disana." Sasuke mengalihkan pandangannya kearah makanan yang telah dimasak oleh hinata, jika ia sendirian memakan ini dia tak akan bisa menghabiskan semuanya.
"Apa kau sudah makan?"
"Belum sasuke-sama, saya makan jika Anda dan sakura-sama telah makan. Tak sopan jika saya makan terlebih dahulu."
"Lalu bagaimana jika tadi aku tak pulang, apa kau akan menahan lapar hingga esok?" Sasuke sedikit meradang karena mendengar penuturan asisten rumah tangganya. Memang benar dia mementingkan tata krama, tapi jika sasuke tahu bahwa ia dan istrinya bukanlah pasangan pada umumnya yang bisa terus menerus dirumah, seperti saat ini sakura harus menginap di lokasi syuting nya karena pekerjaan nya sebagai entertainment.
"G..gomen sasuke-sama"
"Yeah lain kali kau ku perbolehkan makan terlebih dahulu jika aku dan istriku sedang tidak dirumah atau pulang larut. Nanti akan ku beri tahu istriku untuk mengabarimu jika kami akan pulang larut atau tidak pulang sama sekali." Terang sasuke pada hinata yang hanya menunduk.
"B.. baiklah sasuke-sama"
"Sekarang duduklah disamping ku" perintah Sasuke.
"Eh?" Hinata kaget dan mengangkat wajahnya "t..tapi mana bisa saya duduk disebelah An.." lengan hinata sudah ditarik dan sekarang dia telah duduk disebelah Sasuke.
"Sekarang makanlah, ini perintah untuk mu"
"Baiklah sasuke-sama"
Keduanya pun makan dalam diam. Jika hinata makan makanan dengan menahan gugup setengah mati, sasuke malah memakan makanan nya dengan tenang dan sesekali melirik kearah sang asisten rumah tangga nya. Ia jadi menghayal entah kapan ia bisa makan bersama istrinya dengan suasana seperti ini. Begitu tenang dan khidmat, bukan berarti makan bersama sakura tidak menyenangkan. Namun jika bersamanya sasuke merasa lebih pasif karena sakura lebih senang bercerita lalu makan. Sedangkan sasuke lebih senang kedamaian seperti ini.
"Aku telah selesai, terimakasih makanan nya" sasuke langsung pergi keatas, dan ini kedua kalinya ia mengucapkan kata terimakasih untuk makanan yg ia makan. Karena biasanya ia tak pernah mengatakan itu pada siapapun selain ibunya.
"Fiuhh gugup banget. Duh sepertinya rencanaku untuk menjadi penguji cinta sasuke-sama gak bakal berhasil deh. Huh" gumam hinata, dan langsung membersihkan meja makan dan membersihkan piring kotor bekas makan ia dan sasuke tadi. (Duh Hinata kau tak tahu saja jika sasuke mulai membanding-bandingkan dirimu dengan sakura #plak ditapok sakura😂)
. .
Masakan telah tersedia di meja makan sekarang Hinata melihat kearah jam di dinding menunjukkan pukul 6 pagi dan waktu nya membangun kan sasuke.
Hinata melangkahkan kakinya menuju kamar sasuke, tapi sebelum itu ia mendengar pintu apartemen terbuka dan menampilkan sosok sakura yang bisa dikatakan sedikit berantakan karena semalaman bekerja dilokasi syuting.
"sakura-sama, apakah anda ingin sarapan terlebih dahulu atau mandi?"
"hinata sebaiknya kau siapkan air hangat untukku karena aku ingin mandi terlebih dahulu"
"baiklah sakura-sama,"
"Sebelumnya, tolong bangunkan sasuke-kun ya hinata. Dia biasa bangun sendiri sih, tapi coba kau cek dan panggil ia untuk sarapan selagi aku mandi. Dan jika dia tanya aku, bilang saja aku dikamar tamu oke"
Dan setelahnya hinata bergegas menyiapkan air hangat untuk mandi sakura. Lalu ia melangkahkan kakinya ke arah kamar sasuke.
Tok Tok Tok
"Sasuke-sama, apakah Anda sudah bangun? Sakura-sama menyuruh saya memanggil Anda untuk sarapan" beberapa menit menunggu tapi tak ada sahutan dari Sasuke. Jadi hinata memberanikan dirinya untuk masuk dan mengecek apakah sasuke telah bangun atau belum.
Saat hinata melangkahkan kakinya kedalam, ia melirik kearah tempat tidur. Dan disana tak ada tanda-tanda sasuke tidur ditempat empuk itu.
Tiba-tiba tanpa diduga hinata, tangan kekar entah milik siapa menariknya kearah tembok dan tepat berdiri dibelakang hinata, seolah laki-laki tersebut sedang mencoba memeluknya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sedang apa kau masuk ke kamarku?" Bisik sasuke tepat ditelinga hinata, dan dapat sasuke menghirup harum tubuh hinata yang begitu menenangkan.
"A..ano sasuke-sama, s..s..saya diperintahkan sakura-sama memanggil Anda untuk sarapan. Dan tadi saya telah memanggil Anda, karena tidak mendapat sahutan. Jadi saya pikir mungkin anda masih tertidur, maafkan saya jika saya lancang sasuke-sama. " Hinata pun membungkukkan dirinya dihadapan Sasuke.
"Hn, baiklah sekarang kau boleh pergi"
"B..baiklah sasuke-sama"
Tbc?
Maaf jika ini pendek, kemarin sebenarnya aku telah menulis banyak😭 tapi hilang dalam sekejap, dan jaringan di hp ku sedang eror.
Tapi, votement kalian jangan lupa tinggalkan buatku sebagai tanda kalian menghargai setiap kata yg telah ku tulis.