Part 6

7.3K 853 11
                                    

Author's POV

Arkwright City at Seinandent Country, 12:30 PM

Taehyung datang dengan kereta kuda emasnya. Ia memang dikenal sebagai petinggi kaya dan terhormat bahkan para petinggi di Seinandent sangat patuh terhadapnya.

"Selamat datang, Geiden-sama. Anda selalu terlihat sempurna dengan pakaian apapun," Ucap hormat seorang Elf berparas cantik tersebut.

Elf dikenal sebagai makhluk yang sangat sulit didekati. Bahkan keberadaannya saja jarang diketahui.

Taehyung menatap Elf wanita dihadapannya.

"Senang bertemu denganmu, Yoona-ssi." Balasnya.

"Sekarang namaku bukan lagi Yoona, tuan." Ucap Yoona sopan.

"Jika kau butuh sesuatu, silahkan datang ke tempatku untuk menandatangi kontrak." Kemudian Taehyung pergi meninggalkannya.

Taehyung berjalan masuk dan duduk ditempat yang sudah disediakan. Singgasana mewah yang hanya digunakan oleh Taehyung sendiri. Bahkan seorang petinggi Seinandent pun tak berani mendudukinya.

Saat ini keadaan sedikit lebih bising dibanding biasanya. Berita tentang Taehyung membawa seorang manusia tersebar begitu cepat. Taehyung pun sudah tahu siapa dalang dibalik semua ini.

"Tuan, apakah benar anda membawa manusia ke dunia ini?"

"Tuan, anda tahu kalau ada larangannya bukan?"

Begitu banyak pertanyaan yang dilontarkan dan itu hanya tentang manusia. Taehyung hanya mengamati mereka tanpa menjawab sedikit pun. Suasana menjadi sangat bising dan ricuh.

"Bisa kita hentikan pertanyaan-pertanyaan tentang manusia ini?!" Ucap seorang pria berjubah hitam.

Dilihat dari jubahnya, terlihat jelas kalau pria tersebut adalah kaum vampire.

"Hei Geiden, bisakah kau suruh keparat-keparat ini untuk diam?" Tanyanya dengan nada sinis.

Taehyung melihat kearah pria tersebut dengan datar. Hubungan antara kaum werewolf dan vampire memang tidak baik dan juga Taehyung mempunyai masa lalu yang kelam disana.

"Kau masih mencari adik gilamu itu?" Celetuknya sedikit keras.

Suasana yang bising tadi berubah menjadi hening. Terlihat jelas wajah Taehyung yang memanas.

"Gara-gara dia, kau membenci namamu itu kan, Taeh—" Belum sempat selesai vampire itu bicara, Taehyung sudah berada dihadapannya.

Wajahnya memerah karena emosi. Kedua bola matanya berubah menjadi merah pekat.

"Ku bunuh kau jika kau berani mengungkit itu kembali, keparat!"

Setelah itu Taehyung pergi dengan emosi yang memuncak. Ia segera menaiki kereta kudanya.

'Hyung— ingat saja kalau kita berbeda dengan yang lain. Kita memiliki kekuatan yang orang lain tidak punya! Kita bisa menguasai dunia hyung!'

'Keparat kau, Taehyung! Semua yang ada di dunia ini selalu berpihak padamu dan tidak padaku!'

Taehyung menggertakkan giginya kuat. Ia semakin emosi mengingat masa lalunya. Matanya sungguh menyiratkan kebencian yang sangat kuat.

—Di sisi lain di kota Deiden, 14:30PM

Seorang pria dengan kedua taringnya mendapat kabar tentang manusia tersebut. Ia tersenyum miring sembari mengusap bibir bawahnya.

"Sampai berjumpa nanti, hyung. Dengan senang hati, aku akan mengambil semua yang kau lindungi—"
.
.
.
.
.
.
Tbc—

Maaf sekali karena lama tidak melanjutkan cerita terkendala sibuk dengan kegiatan di kampus. Terima kasih karena sudah membaca bahkan menunggu cerita saya.

Mohon kritik dan sarannya ya. Entah part ini nyambung atau tidak, mohon kritik serta sarannya.

Terima kasih

Danielwills_

Werewolf [VKook]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang