5

21 0 0
                                    

farhan sudah meminum banyak alkohol di tangan nya,satya membanting gelas dari tangan farhan.

"mau mati lo njing,otak lo kemana. pake dikit kek,gak besyukur dikasih otak sama tuhan"ucap satya kesal,tapi karena efek dari minuman itu farhan malah tertawa dengan keras.
"hidup gue udah abis,tasya udah nikah. gila kan?gue sama tasya sama sama udah nikah sama orang lain hahaha bego ya gue sat,bego bego farhan bego"rancau farhan. akhirnya satya memutuskan untuk menuntun farhan masuk ke mobilnya. di dalam mobil satya hanya memandangi farhan dan berkata dalam hati

"kalo gue pulangin abis kali ya sama bokapnya?gue bawa ke apartnya aja deh"ucap satya dalam hati.
"sya,aku sayang kamu sya"

satya menengok ke farhan saat mendengar suara farhan. satya yakin,ini tidak mudah untuk farhan.
"makanya gausah maen api kalo gak punya air"ucap satya.
"gue kasian,kesel,jengkel disaat yang bersamaan sama lo orang tolol. kesel tau gak si gue anjing."ucap satya bicara sendiri.
"tasya,aku cinta kamu sayang"

satya kembali melirik farhan.
"efek cinta warbyazah ya mentemen"

***
tasya sedang meminum susu hamilnya sembari menggoreng telur dadar untuk sarapan adil.

"tasya dasi gue mana?liat gak?"tanya adil yang datang dengan baju yang belom dimasukan
"diatas meja rias gue"balas tasya,adil pun kembali masuk ke kamar tasya.
"gak ada tasyaaa"teriak adil,tasya buru buru mengangkat telur gorengnya,meletakkan diatas meja lalu menyusul adil ke kamar.
tasya menarik dasi  diatas meja riasnya.
"cari pake mata,udah siang cepet sarapan"ucap tasya,adil hanya mengangguk.

tasya duduk dimeja makan sembari memainkan handphone nya.
"inget nanti malem gak usah nungguin gue balik,minum susu jangan lupa"ucap adil,tasya langsung mematikan handphone nya
"lo kerja dimana si dil?"tanya tasya,adil hanya diam.
"dil,lo denger-"
"halal kok tenang aja"potong adil cepat,tasya hanya mengangguk.
"gue berangkat"ucap adil,tasya hanya mengangguk
"hati hati"ucap tasya. tasya bingung,adil menunduk lalu mencium perutnya.
"jagain bunda ya nak,ayah nitip bunda oke."ucap adil,tasya memegang kepala adil dan mengelusnya pelan.

"dil.."ucap tasya,adil mengangkat kepalanya.
"kenapa?mau dibeliin sesuatu?"tanya adil,tasya menggeleng
"jangan buat gue ngerasa bersalah sama lo"ucap tasya dengan mata yang berkaca kaca,adil yang melihat itu langsung membawa tasya ke dalam pelukan nya.
"gue gak ngerasa terbebani sya,gue seneng bisa kaya gini. lo istri gue,apapun yang ada di tubuh lo itu punya gue. termasuk anak itu,jangan ungkit dia anak siapa ya sya?gue ayahnya,lo bunda nya. selesai kan?"ucap adil,tasya makin mengeratkan pelukan nya.

"udah ya?gue telat nih."ucap adil,tasya langsung mengurai pelukan nya dan menghapus sisa air mata di pipinya
"jangan kerja yang berat berat,duduk aja,kalo bosen baca baca buku. jangan keluar tanpa seizin gue"ucap adil,tasya tertawa
"ada yang lucu?"tanya adil dengan alis yang terangkat sebelah.
"udah sana berangkat nanti telat"ucap tasya yang diangguki oleh adil.

"ketawa terus ya sya,buat gue bangga kalo gue berhasil bangkitin dahan yang tumbang"

***

"ih adil bego kesiniin gak itu minum gue!"bentak indah pada adil,adil dirumah dan adil disekokah berbanding 190•  adil kembali berlari memegang tempat minum berisi minuman seperti orange juice.
"percuma ndah,sampe nanti limbat baca puisi 17an juga gak bakal keambil. adil itu-"
ucapan mita terhenti saat melihat adil dengan enak nya meminum habis minuman yang ada di botol minum indah.
"dil,gue cuma mau bilang. itu jamu datang bulan gue"ucap indah lesu

adil membulatkan matanya dan langsung berlari keluar kelas
"eh serius?"tanya mita,indah mengangguk
"anjir,tapi kok enak?"
mita dan indah langsung menatap wajah adil
"lo lagi datang bulan kali!"timpal mita
"mita gak gak ngotak kalo ngomong"ucap adil membuat mita tertawa.
"eh gua mau nanya deh,kemarin lo ke dokter kandungan ya dil?gue liat orang mirip lo gitu. gue mau negor takut salah"ucap indah,membuat mita dan adil menegang. adil dan mita saling tatap.

"hah,eng-ggak kok. gue kemarin tidur seharian"balas adil,indah menganggukan kepalanya
"kirain kan adil hamil,eh ganti gak jamu gue enak aja"ucap indah,adil menggelengkan kepalanya.
"gak mau,gue kan gak lagi datang bulan"ucap adil lalu bangkit dan kembali duduk di tempat duduknya.

"adil stres!"

dilain tempat tasya sedang merapihkan lemari baju adil,wajar laki laki sembarang jika mengambil baju. berantakan sana sini,padahal tasya sudah menyetrikanya. saat ia mengambil salah satu baju adil,sebuah buku jatuh dan menimpah kaki kanan nya. sepertinya buku harian adil,tasya mengambil buku itu dan mulai membacanya.

tasya makin cantik aja,nambah suka aja gue. ya allah hambamu ini sedang senang,kasihin kek tasya ke adil:(
jangan ke farhan mulu,nanti kalo tasya jadi pacar adil adil beliin permen deh tasya tiap hari. biar manis nya nambah:')

tasya tertawa saat membaca lembar pertama buku itu,tasya membalik lagi lembaran itu.

gue terlalu culun,terlalu norak untuk ukuran laki laki yang sedang jatuh cinta sya. gue lemah,gue pengecut. gue jatuh cinta sama sahabat kecil gue sendiri. cinta pertama gue lo,sya.
-2016

"2016?2 tahun lalu?adil suka sama gue dari 2 tahun lalu?"ucap tasya,tasya cepat cepat memasukan kembali buku itu kedalam lemari adil.
dan membereskan baju baju adil kembali. setelah selesai tasya duduk diruang tv dan memakan cemilan.

2016

2016

2016

2016

2016

2016

2016

tahun itu saja yang berputar putar di fikiran nya,2 tahun lalu itu mereka masih kelas 3 smp. dan adil sudah menyukainya?bahkan saat itu tasya sedang gila gilanya,masa ia suka pada farhan. dan saat itu juga adil selalu setia mendengarkan semua cerita farhan darinya.

"apa gue sejahat itu dil?"

artasyaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang