Berawal dari tatapan itu, Kilau, melihat ada rasa yang berbeda, ia mulai mencari apa penyebab dari cowok itu mengapa ia begitu dingin, tak memperdulikannya, walaupun, ia tengah berada bersamanya. Sepertinya cowok blasteran Indonesia-Belanda itu, tid...
" Rasa ini muncul disaat melody melody mulai kau mainkan, dan dia menyatukanya"
~Kilau Putri Abigail~
teduh pun menghentikan permainanya,
fajar pun memasukan barang barang miliknya sebelum berkata
"kita latihan udah dulu, nanti kalo perlu kita latihan lagi, untuk sekarang istirahat dulu,"
"baik kak" ucap semua
mereka pun pergi dari tempat itu, dan langsung menuju kelas. tetapi tidak dengan kilau, kilau menuju kantin untuk memakan apel yang diberi oleh benua tadi
--
dikantin kilau melihat tiga orang perempuan, yang sedang memakan bakso
"hah itu orang gue kesituah, lagian itu korsi satu kosong" ujar nya
kilau pun menuju tempat para cewek cewek itu
"hai" sapa kilau dengan riang
"Hai" balas ketiga cewek itu secara bersamaan
"Gue boleh duduk disini nggak?" tanya kilau, dan dibalas oleh angukan singkat oelh ketiga cewek itu.
"Kalian sekelasya?" tanya kilau lagi
"Enggak gue kelas XI IPA 4, baru juga kenal sama mereka berdua tadi" jelas salah satu cewek itu
"Nama gue Senja" sambung cewek itu yang bernama senja
"Tiffani!" sahut Tiffani yang duduk disampin senja
"Gue sama bulan sekalas" sambung Tiffani, dan menepuk pelan bahu perempuan disampingya itu yang bernama Bulan
"Gue Kilau, kelas XI IPA 1" ujar kilau dengan senyum khasnya sang sangat lebar
"Ki, gue denger dikelas lo ada murid baru?" tanya Tiffani yang mulai kepo
Kilau menelan apelnya sebelum berujar " iya, ganteng sih. Tapi ngeliatnya aja serem, abis itu ngomongnya singkat banget, baru pertama kali bertemu aja udah ngeselin" ujar kilau berapi api
"Nama nya siapi Ki?" tanya Senja yang sudah selesai memakan baksonya
Kilau pun berfikir sejenak, sebelum menajawab pertanyaan dari Senja
"Kalo nggak salah, namanya Teduh"
"Teduh? kayak nama cowok yang gue ajak kenalan tadi dah, tapi yang tadi ramah kok nggak kayak yang lo ceritain barusan" sahut Senja.
"Gue udah nih, balik kekelas yuk Lan!" sahut Tiffa sambil mengelap mulutnya dengan tissue . "Kita duluanya Senja, Kilau, dadah" sambungnya sambil melambaikan tangan ke arah Senja dan Kilau
tinggal Kilau dan Senja berdua dalam kantin itu,
" Sepi nih Ki, kita balik yuk " ajak Senja
Senja dan Kilau pun meninggalkan kantin itu, dan menuju kelas masing masing
dijalan menuju kelas
Terdengar suara gesekan biola, yang mengeluarkan melody melody yang indah, yang berasal dari ruang musik tadi.
Kilau yang berjalan sendiran tadi pun menuju ke sumber melody yang indah itu
"siapa ini yang main bioalanya bagus banget" ucap kilau dalam hati
saat sampai didepan pintu ruang musik itu keliau terkejut ternyata yang memainkan biola itu adalah Teduh sang cowok dingin itu
kilau pun mengintip lewat jendela agar Teduh tidak mengetahui akan kehadiran dirinya
tiba tiba preeetttt...ttt suara ken*ut yang keluar dari pant*t kilau
"wie is daar??" ucap Teduh menggunakan bahasa bahasa Belanda yang masih melekat didirnya yang artinya " siapa disitu?" saat mendengar suara kentut itu
kilau pun ketakuat kalau sampai teduh tahu kalau dirinya berada disitu, karena dia bisa malu
teduh pun menghampiri suber suara ken*ut tadi
disaat teduh berada dijalan untuk menghampirinya, kilau bergegas pergi dari tempat itu
*bersambung
STORY PROMOTION
Baca juga cerita
1. aldirapz29
yang judulnya langit untuk bulan
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
2.
yang judul nya Kau senjaku
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
3.
yang judulnya Mentari miliku
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.