Pt. 6.5

4.9K 524 8
                                        

Hyejin membuka matanya lalu perlahan bangkit duduk diatas ranjang sambil memegangi kepalanya yang terasa pusing.

"Appo.. uhh.." rintihnya sambil memegangi kepalanya.

"Ceroboh!"

"Oh.. Yoongi oppa" sahut Hyejin lemah.

Yoongi memakaikan kembali rambut palsu milkk Hyejin dan seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

"Ini aibatnya kalau kau nekat sekolah disini.. kau ini wanita.. tetap saja tubuhmu itu lemah"

"Ya! Kau pikir tidak sakit eoh terkena bola basket seperti tadi? Jinjja appeuda!"

"Sudah sana kembali ke kamarmu!"

"Sirheo.. aku masih ingin melihat festival"

Hyejin bangkit berdiri lalu menarik Yoongi keluar dari ruang kesehatan.

"Kau ini benar-benar keras kepala" seru Yoongi yang hanya bisa menurut dengan Hyejin.

"Disini siapa lagi yang bisa menemaniku seperti ini.. cuman oppa yang tau aku"

"Arasseo.."

Hyejin kembali ke lapangan basket dan ternyata pertandingan sudah berakhir karena keributan antara Jungkook dan juga Daniel.

"Lihat.. sudah sepi disini.. pulanglah"

"Aku tidak mau.. aku ingin ke bazar.. aku lapar"

Saat mereka akan melangkah pergi, tiba-tiba seseorang memanggil Yoongi di ujung lapangan dan ternyata adalah pelatih basket.

"Kau pergilah dulu.. aku akan menyusulmu.."

"Baiklah.."

Hyejin pun pergi ke area bazar seorang diri. Saat ia sedang berjalan menuju lapangan, tiba-tiba gerimis mulai turun.

"Oh.. hujan.."

Beberapa siswa dan siswi pun berhamburan mencari tempat teduh.

"Andwae.. kalau rambutku basah.. bisa saja ketahuan kalau aku memakai rambut palsu"

Hujan pun turun dan Hyejin mulai panik, hingga tiba-tiba seseorang berdiri dibelakangnya dan memayungi dirinya.

"Eoh.. Jimin-ssi"

Hujan turun dengan cukup lebat, lalu Jimin merangkul Hyejin menggiringnya je pinggir.

Jimin memperhatikan Hyejin, seorang gadis yang baru-baru ini menjadi teman sekamarnya.

"Gamsahamnida Jimin-ie hyung.."

Beberapa menit hujan tak kunjung reda.

"Jimin-ie hyung.. apa kau berasal dari Seoul?"

"Anni.. aku dari Busan.."

"Oh.. Na.. do.."

"...aku kecil di Busan dan sekolah di Shinwa School.."

Mendengar ucapan Hyejin, Jimin langsung membulatkan matanya dan menatap gadis itu.

"...aku menemukan teman disana, seorang anak kecil yang datang saat aku menangis karena kehilangan balonku"

Tiba-tiba Hyejin merogoh tas slempangnya dan mengambil sebuah boneka kecik dari dalam tasnya itu.

Tiba-tiba Hyejin merogoh tas slempangnya dan mengambil sebuah boneka kecik dari dalam tasnya itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"I.. itu..."

"Park Chimmie.. aku mencari seseorang bernama Park Chimmie disini"

"Hyejin-ah.. aku disini"

Hyejin menggenggam erat boneka kecil tersebut.

"Hyejin-ah.. sebenarnya--"

"Tapi percuma..." sela Hyejin.

"...kau pasti juga tidak mengenalnya kan? Benar.. tidak ada yang bernama Chimmie disini.. mungkin dia sudah pergi..."

"...dia benar-benar meninggalkanku"

Hujan sudah mulai mereda, tiba-tiba ia menjatuhkan bonekanya itu di genangan air lalu melangkah pergi sambil menutupi kepalanya menggunakan tasnya.

Jimin kembali mengingat masa kecilnya dimana ia pernah berjanji pada bocah perempuan bernama Hyejin bahwa dia tidak akan meninggalkannya.

"Hyejin-ah.. Aku Chimmie oppa mu.. aku disini.. maaf sudah meninggalkanmu" batin Jimin sambil melihat Hyejin yang berlari menjauh darinya.

 maaf sudah meninggalkanmu" batin Jimin sambil melihat Hyejin yang berlari menjauh darinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lalu ia memungut boneka yang Hyejin jatuhkan tadi lalu tersenyum.

"tapi akhirnya kita bertemu.. kali ini aku akan memegang janjiku.."

--- TBC ---

My Beautiful Roommate [COMPLETE]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang