Aku sudah hampir luluh, tapi kamu malah menjauh.
Aku sudah hampir patuh, tapi kamu malah tak butuh.
Aku sudah hampir utuh, tapi kamu malah membunuh.
Mungkin aku terlambat atau memang kau bukan orang yang tepat untuk hatinya aku tambat.
//a.s
KAMU SEDANG MEMBACA
Konspirasi Duka
PoetryAku si perindu yang gagu Yang ku terjemahkan lewat kata-kata belagu. "Terima kasih untuk kenangan, 'kan ku coba tuliskan tanpa angan, hanya untuk dikenang saja."