<Happy Reading>
×××
Melihatmu membuatku merasakan hal berbeda, akankah rasa itu kembali?
×××
Setiap hari rasanya adalah hari yang buruk bagi Aurel. Dari di sekolah digosipin sama Aldan ditambah Aldan membuat masalah baru, pulang takut dihajar sama komplotannya Jerry, belum lagi kalau Raffa ngajak ngobrol yang bagi Aurel bisa-bisa stok kata-katanya habis karena banyak pengeluaran. Sekarang aja sudah pulang sekolah, ayah dan bundanya lagi pergi keluar dan menitipkan satu lembar kertas berisi jadwal kegiatan Aurel yang baru setelah pindah rumah ke Jakarta. Ini tidak jauh berbeda dengan jadwalnya waktu masih kelas X saat di Bandung. Intinya sama, benar-benar padat. Apalagi ini ditambah dengan dua kegiatan.
"Senin bimbel, selasa taekwondow, rabu bimbel, kamis dance, jumat bimbel, sabtu musik, minggu harus dirumah. Kenapa banyak bimbelnya?takewondow cuma sekali, musik juga, terus kenapa ada dance lagi?kan udah bilang nggak mauuuu," rengek Aurel tanpa ada yang mendengarkan.
Pintu kamar Aurel terbuka dan seseorang masuk kedalam.
"Udah dibaca jadwalnya?" Tanya Hardoyo yang baru pulang mengantar Raini ke mall dan hanya dibalas anggukan oleh Aurel.
"Kok cemberut gitu?"
"Gak papa."
"Beneran?"
"Iya."
"Bener gak ada masalah?"
"Gak."
"Serius?"
"Taekwondo kok satu? musik juga."
"Kamu itu sudah kelas 11 jadi harus banyak bimbelnya."
"Ini masih semester satu yah."
"Dimulai dari sekarang kan gak ada salahnya. Kamu harus peringkat satu dikelas. Di Bandung kalah sama Selfi."
"Banyak saingan. Dan ayah jangan bahas yang ada di Bandung dulu. Jakarta ya Jakarta."
"Kalau gak peringkat satu dikelas di UAS bulan depan, jadwal kamu taekwondo ayah hapus."
"Kok gitu?"
"Kan kamu pernah bilang nggak usah latihan taekwondo gak papa."
"Berubah pikiran."
"Atau musik yang dihapus?"
"Jangan yah, mending dance aja yang dihapus."
"Itu bunda yang minta, jangan aneh-aneh."
"Tapi yah..."
"Udah sekarang kamu siap-siap buat les musik, ayah ke rumah paman Toni dulu buat konfirmasi jadwal kamu di tempat taekwondonya," Aurel mengangguk.
Bukannya bergegas mandi dan bersiap-siap untuk les musik, Aurel masih santai berbaring di tempat tidur. Benda pipih didekatnya tidak lagi menarik bagi Aurel. Biasanya saat pulang sekolah dia selalu main ponsel entah itu main game atau stalker artis ganteng Indonesia yang lagi tenar. Dari Devano Danendra, Jefri Nichol, Aipati Dolken, dan Iqbal Ramadhan. Aurel mengambil earphone yang ada ditas dan menyambungkannya pada ponselnya. Dia mulai memutar sebuah lagu barat dan menikmati setiap lirik yang dilantunkan. Mulut Aurel tidak bisa berhenti ketika sudah mendengar sebuah lagu, dan disaat itulah dia mengikuti dan menyanyikan lagu yang sedang diputar ditelinganya. Suaranya yang lembut tidak akan menganggu seisi rumah atau memecahkan bohlam.
The Reason🎶
There goes my heart beating
Cause you are the reason
I'm losing my sleep
Please come back now
KAMU SEDANG MEMBACA
ILLEGIBLE [On Going]
Romance[Sedetik waktumu bersamaku, itulah satu dari kenangan yang kamu ciptakan untukku. Dan itulah alasan mengapa aku menjadi seorang yang gagal dalam membaca kenyataan.] ILLEGIBLE [Tak Terbaca] Aldan dan Aurel. Bukan Bad boy dan bukan Bad girl. Mereka di...
![ILLEGIBLE [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/166079765-64-k763729.jpg)