Dengan perlahan,Abel membuka matanya. Gelap,itu yang ia lihat. Abel mencoba memperhatikan ruangan di sekitarnya. Ia merasa asing deñgan ruangan yang saat ini ia tempati.
Abel menyibak selimut yang saat ini ia pakai. Ia tersentak ketika melihat pakaiannya. Seragam sekolahnya sudah bertukar dengan baju kaos yang kegedean dan celana hawai selutut. "Jangan-jangan gue kena perkosa lagi?" Abel mulai bermonolog sendiri.
"Lah kalo gue di perkosa berarti gue nggak perawan lagi dong??" Abel mlai menjambak rambutnya frustasi. Abel menggelengkan kepalanya menghilangkan semua argumen joroknya.
Ketika Abel sedang bergelut dengan semua kemungkinan yang terjadi,lampu ruangan yang semula gelap menjadi terang. Abel memutar kepalanya menuju arah pintu.
"Arrghh.."Abel reflek berteriak dan menutupi tubuhnya dengan selimut.
"argghh.." pria yang ada di depan sana juga reflek berteriak sambil memeluk tubuhnya sendiri karena mendengar teriakan Abel. Namun sesaat kemudian cowok itu tersadar ketika melihat Abel telah menutup wajahnya dengan selimut.
Abel masih berteriak di dalam selimutnya. Semakin lama teriakan Abel makin keras. Ia menghentakkan kakinya dan melemparkan bantal kearah Bayu.
"Argghh..pergii.!!jangan perkosa gue..!gue nggak iklas ya keperawanan gue lo ambil!lo harus balikin keperawanan guee..!!" Teriakkan Abel yang sangat keras membuat Bayu melebarkan matanya. Bayu berlari mendekati Abel.
Abel yang melihat peria yang tak di kenalnya mulai berlari mendekatinya,Abel mulai kalang kabut. Abel makin histeris dengan teriakannya. Abel melemparkan apapun yang ada di sekitarnya. Bantal,guling,buku yang ada di atas nakas mulai betantakan di lantai.
"Eh gue nggak mau ya lo ambil keperawanan gue.!gue nggak mau olahraga kasurnya sama lo. Kalo lo masih muda gue mau..!kalo sama lo ntar nggak hot..!" Abel kembali melemparkan apa saja yang ada di dekatnya.
'Eh dasar cewek gila!siapa juga yang mau sama dia..Bisa-bisa remuk dah tulang gua kalo main sama dia. Aiss..gue harua hentiin triakan nih cewek ntar dikira orang gue benar-benar nganuiin ni cewek lagi..!' Bayu bergumam dan mendekati Abel.
Abel makin gencar berteriak."argghh...gue mmmngak mhauulohhh..~" Bayu berhasil membekal mulut Abel. Namun,Abel ttl berteriak.
"Eh cewek gila..!sipa sih yang mau olahraga kasur sama lo??"
"Hah..?theeyuuss..whlloo nghhaapain?"
"Eh lo ngomong apaan sih??nggak ngerti gue?"sewot Bayu
Abel memukul tangan Bayu yang sedari tadi membekap mulut Abel. Bayu melepaskan tangannya lalu melihat telapak tangannya..
"Iihh...basah ihh.."ujar Bayu melapkan telapak tangannya ke pakaian Abel.
"Eh ,ini baju siapa?"tanya Abel sambil menunjuk pakaiannya.
"Baju gue.."jawab Bayu sedatar mungkin. Namun sedetik kemudian ia baru ingat. "Laa...baju gue kenak iler lu dehh..anjirr" teriak Bayu histeris.
Abel menoyor kepala Bayu. "Lebayy.."
"Eh tunggu dulu..seragam sekolah gue mana? Ini kan baju lo..apa jangan-jangan lo.."Abel sengaja menggantungkan kalimatnya. Abel menunjuk wajah Bayu dan memicingkan matanya.
"Eh apa-apaan sih lo.!" Bayu menepis tangan Abel. "Gue nggak ngapa-ngapain lo ko..!" Abel tetap memandang Bayu dengan tatapan penuh selidiknya.
"Lo boong ya??" Abel tetap bersikukuh kalo Bayu semalam nganuiin dia.
"Ya elah..lo nggak percaya amat sama gue..!kalo gue bilang enggak ya enggak ya..!mana nafsu gue sama lo..badan lo aja atas bawah,depan belakang datar semua." Bayu menjawab sambil memutar bola mata malas.
KAMU SEDANG MEMBACA
friend zone
RandomKau tau nama orang itu,,tapi tidak dengan ceritanya.Abelene Dona,gadis yang selalu berpenampilan sederhana sesuai dengan arti dari nama nya.Gadis yang selalu tampak ceria di setiap waktunya.Tapi,siapa yang menyangka kalau gadis berusia 16 tahun itu...
