Gue keluar BK, dengan mata sembab. Banyak pencerahan yang Miss Lina kasih buat gue. Kali dilogika, yeah. Itu pasti miss.
Tapi gue butuh bukti miss...
Alfa yang liat gue langsung mendekat ke arah gue.
"Lo nggakpapa?" tanyanya.
"Gue.. nggakpapa.." kata gue pelan.
"Hmm.. oke, tunggu gue bentar ya, gue nggak lama kok"
Gue mengangguk dan duduk di kursi tunggu. Tiba tiba, Miss April keluar dari ruangannya.
"Farah? Bisa masuk ke ruangan saya sebentar?"
Beuh berasa kaya karyawan kantor gue. Ckck..
"Iya miss"
Ruangan miss April nggak beda jauh sama ruangan miss Lina. Bedanya, di ruangan miss April lebih banyak bukunya, secara, kelas 10-12 yang ngurus miss April semua.
Bzz.. kirain bantu apaan. Ternyata? Bantu rekap data anak biasa jadi anak khusus sodara sodara! Bzzzzz. Tau ga? Ribet ish. Kalo kelewatan bisa berabeeeeee.
And..
Now ada di kelas gue.
Nama gue, yeah masuk.
HAAA?! RARA SAMA DEA MASUK BK KHUSUS JUGAAAAAAAA?!
"Eh kenapa far?" tanya miss April.
"Eeng ng-gakpapa ko miss, cuma tadi salah tulis aja" kata gue gagap.
"Yaudah, tipe-x nya ada di atas loker" kata miss April.
Gue ngangguk ngangguk kayak anjing yang biasanya di dashbord mobil. Edaah kok gue jadi gini?
Setelah tangan gue di kelabang sama miss April-eh maksud gue bantu miss April, gue keluar, dan Alfa lagi nunggu gue.
"Sorry al, gue tadi bantu miss April dulu" kata gue.
"Iya gapapa santai aja" jawabnya sambil berdiri dan memasukkan kedua tangannya ke saku celananya. "Jalan jalan yuk?"
"Ha?" tanya gue agak cengo. "Kemana?"
"Terserah sih" katanya. "Vinske's Cafe yuk?"
"Eh nggak deh, pulang aja yuk" sahut gue. Gue nggak enak kali sama dia, masa dia terus yang traktir.. mana gue gada duit lagi.
"Gue maksa" kata Alfa datar sambil narik tangan gue.
Gue masih cengo.
EH KENAPA GUE JADI CENGO GINI SIH?
♥
Gue menyesap pelan milk tea di depan gue. Yak, gue ada di Vinske's Cafe. Alfa pesen green tea sama cupcakes andalan sini, yang rasanya beuuuuh enak bet. Cupcakesnya Vinske emang terkenal bet. Konon katanya, ada cerita dibalik cupcakes dan kafe ini. Apaaan sih.
Suasana kafenya juga nyaman. Iya, meskipun kafenya rame bet, tapi nggaktau kenapa suasananya enak. Apalagi lagu lagu taylor swift mengalun dari speaker. Elah bahasa gue.
"Fa.." panggil gue pelan, padahal gue lagi inget kalo dia peka. "Sebenernya gue panggil lo Al atau Fa sih?"
"Al boleh, gue lebih suka lo panggil Al" katanya.
Suka di panggil Al? Mm.. maksudnya?
Tiba tiba Alfa ketawa pelan.
ALFA KETAWAAAAA!! GANTENG BANGEEEEEEET!
"Ha? Kenapa sih?" tanya gue.
"Pipi lo merah" katanya sambil menunjuk pipi gue dan masih tertawa.
Anjroot! Kok panas sih??
Gue blushing?!!
Njiiirrr. Gue cepet cepet tutup muka gue pake daftar menu.
"Ha-ha ngapain lo tutupin sih" kata Alfa sambil mengatur nafasnya.
Gue merucutkan bibir, kemudian mengalihkan pandangan ke hape gue yang getar.
Kadit is calling...
OHYA GUE LUPA TELPON KADIT SEMALEEEEM!
Eh ini video call?
Edew.
"Iya bang?" tanya gue sok gaktau.
"LO SEMALEM KOK GAK TELPON GUEEE! LO TAU GUE MERANA TAUUU TANPA LOO" kata abang gue alay nyah naujubileeh.
"Siapa?" tanya Alfa.
"KOK ADA SUARA COWOOK? LO SAMA SIAPAA? ITU BUKAN SUARA ANAK MATREEE"
"Kakak gue" jawab gue sambil menutup layar hape gue.
"Bang, gue ada di kafe bang, jangan tereak tereak napa!" keluh gue.
"Bzz, iya iya!" kata abang gue kesel. "Lo semalem tidur dimana? Kata papa lo kabur" kata kakak gue suram.
"Ng... ruma temen" kata gue.
"Cowo apa cewe?" tanya kadit.
"Cewe" jawab gue sekenanya, biar abang gue yang satu ini ga toa lagi.
"Kok lo bohong sih?" tanya Alfa, bikin gue melotot. Anjir ni anak gabisa di ajak kompromi!
Alfa malah ketawa ngakak.
"HEH LO BOHONGIN GUEE? LO TIDUR DIMANAAA?"
Kambuh kan.
"Jangan. Tereak. Tereak!"
"BZZZ BIARINNN, KASIH HAPE LO KE TEMEN LO!" kata kadit.
Gue patuh, gue kasih hape gue ke Alfa.
"ALFA?!"
Gue menyerngitkan dahi bingung.
Kadit kenal Alfa?!
~~~
Bzzz! Complicated yaaa? Sorry ;(
Makanyah comment yaaah!
Love youuu!
