warning typos
ii
"Jen kita dapet sedikit clue, dari yang di sebutin Perdana Menteri ada beberapa nama disini kayak Aston, Leo, Martin, Edward, Lewis tapi lebih ke mengarah bodyguard mereka."
Jeno beneran udah gak kaget lagi tentang ini. Chani nggak salah tentang apa yang udah dia kasih tau. Tapi yang lebih penting adalah gimana mereka nemuin tiga cewek mereka.
"Makasih infornya, sekarang kita mau berangkat."
Cuma Jeno sama Sunwoo yang keluar, Hwang ada di gedungn pencakar langit megang senapan di bantu sama Eric.
Lagian juga Jeno masih kesel sama Hwang kalau Hwang ada sama mereka nanti mood Jeno bisa bener-bener berantakan.
Setelah mereka nitipin motor di bar terdekat dimana tempat yang di duga Kim terakhir kali berada. Sunwoo stay disini, di bar karena perlu nanya ke beberapa kenalannya. Hwang sama Jeno udah keluar, nyari jejak setidaknya satu aja yang bisa medeka dapet.
"Long time no see, where's your boss?"
Sunwoo duduk, di sapa oleh pelayan bar setempat, salah satu kenalannya.
"Look, gue kesini butuh sesuatu."
Bartender tadi melirik arah sekitar. Sunwoo kelihatan serius, maka dia kesini bukan main-main. Bar ini bar besar, bukan bar biasa, terlihat elegan dan bukan main-main orang yang dateng kesini. Tempat ini bahkan legal.
"Siyeon hilang, culik, Kim, Chaeyoung juga. Kemungkinan komplotan Perdana Menteri yang bawa dia kabur, we have no clue, we're on some mission."
Bartender tadi paham, dia lalu balik ngelapin bebedapa gelas kaca, "gue tau tentang Perdana Menteri yang kerja sama beberapa bandar, gangster dan ya mafia. Biasa, pemerintah selalu ngelindungin mafia. Wait, I'll bring you to my room."
Sunwoo ngelangkah, ngikutin bartender tadi. Masuk ke salah satu ruangan, yang adalah ruangan dia sendiri, si pelimik bar.
"Mau minum sesuatu?"
"Just fucking tell me now, Mr. Han."
Han Jisung, atau yang biasa di panggil Han, ketawa pelan. Sunwoo bener-bener lagi nggak main-main.
"Perdana menteri kerja sama dengan Darkblood. Ya lo tau, Darkblood itu misterius, nggak ada yang tau ketuanya siapa. Tapi gue kenal beberapa anggotanya. Lo bakal kaget, mungkin, Markas besar Darkblood di Singapore. Mereka cuma jual senjata, narkoba sama perempuan. Nggak kayak Robbers L, organ tubuh aja di jual. Ah ngeri, bahkan sekarang gue lagi ngomong langsung sama orang yang suka jual organ tubuh."
Han ngejelasin dengan detail. Darkblood, Sunwoo pernah denger nama itu. Tapi dia nggak pernah tau kalau kelompok itu kerja sama dengan Perdana Menteri. Sementara kelompok mafia terbesar di Korea Selatan, Robbers L, kelompok papanya Chaeyoung dan Jeno kerja sama dengan kubu lain pemerintahan Korea Selatan. Dia paham sekarang tentang per kubuan ini. Tapi ada yang janggal, Han bilang Darkblood jual perempuan?
"Lo nggak bercanda'kan??? Cuma jual senjata, narkoba sama perempuan? you sure?"
"Yep, cuma tiga itu. Karena mereka terbilang baru beberapa tahun berdiri. Tapi jangan remehin mereka, kabarnya, ketua mereka seumuran sama lo, sama gue."
"Well, fuck off. I'll call you letter for the payment. Gue cabut."
"DUDE WE'RE FRIENDS I DON'T NEED YOUR MONEY I HAVE MY OWN MONEY!"
KAMU SEDANG MEMBACA
partner in crime✔️
Fanfictionwho is your real partner in crime? your lover? or, your enemy? 2018 by nat, 2019 on revision.
