Part 21

3.7K 127 3
                                        

Happy reading!!!

Cuaca pagi ini sangat cerah, sama seperti suasana hati kila yang sedang senang, karena Zayn mengajak nya bertemu di sebuah kafe yang sangat ter kenal di sekitar kota Bandung.

Ia memutuskan untuk naik taxi karena Zayn bilang kata nya ia gak bisa jemput kila hari ini.

"Pak kafe bunga ya".ujar kila

"Siap".ujar supir taxi tersebut

Di tengah perjalanan menuju ke kafe tersebut..
kila melihat pak supir yang cemas dan berusaha mengerem

"kenapa pak??" tanya kila

"Dek, rem nya blong".ujar supir tersebut cemas

"Hah! Gimana bisa gitu pak?".ujar kila tak kala cemas nya.

"Gak tau dek tapi sebelum saya nyari penumpang udah saya cek".ujar pak supir jujur.

"gimana si pak??, coba rem tangan nya pak!!" ujar kila cemas

"rem tangan nya juga blong dek" ujar pak supir itu mengotak-ngatik rem mobil

"gimana dong pak!!!!" kila membuka tas nya mengambil hp

"ish pakai mati segala ni, bapak bawa hp ga???" ujar kila cemas memikirkan keselamatan

"hp saya?? ini ada dek" ujar pak supir memberikan hp nya

kila mengingat-ngingat nomor zayn dan mengetikkan nya.

nomor yang anda tuju tidak aktif cobalah beberapa saat lagi

"ish kok ga aktif si"

kila menelpon berulang kali tapi hasilnya tetap sama. kila begitu cemas. ia terus menerus menelpon zayn tapi itu membawa hasil yang sia-sia. orang tua kila??? mereka sedang di luar kota dan hp mereka semua mati. ia lupa nomor teman-temannya.

kila masih sibuk menelpon zayn dengan terus berdoa,
"pliss angkat zayn,aku takut" gumam kila
"tuhan tolong selamatkan aku!!!! "

"PAK!!! AWAS!!!!!!" teriak kila

bruakk

kila merasakan sakit di seluruh tubuhnya dan pandangannya mulai buram, kila melihat banyak yang teriak di sekitarnya dan pada akhirnya pandangan kila gelap.

***

di kafe bunga, zayn sibuk mempersiapkan segalanya untuk kila. ia lupa mengaktifkan ponselnya.

"Mbak, bunga nya yang cantik ya soal nya buat pacar saya".ujar Zayn sambil memperhatikan penjual tersebut menyiap kan bunga untuk sang pacar.

"Iya mas, ini bunga paling cantik kok pacar nya pasti langsung seneng deh".ujar penjual tersebut sambil tersenyum ke arah Zayn.

"Doa in langgeng ya mbak".ujar Zayn asal

"Iya deh saya doa in langgeng sampe kakek nenek".ujar penjual itu lalu memberi sebuket bunga yang telah di tata rapi kepada Zayn.

Ketika selesai membayar Zayn pun segera keluar dari toko tersebut dan naik ke dalam mobil nya untuk menuju ke tempat yang sudah mereka janji kan untuk bertemu, lalu Zayn pun langsung meng aktifkan kembali ponsel nya.

Setelah ponsel nya aktif terlihat beberapa panggilan yang tidak di angkat dari kila dan dari orang yang tak dikenal

Lalu Zayn pun mencoba untuk menelepon kila.

Sudah beberapa kali Zayn menelepon kila Tetapi tak kunjung ada jawaban dari seberang sana.

"Kamu di mana kila?".ujar Zayn frustasi.

Lalu Zayn memutus kan untuk langsung pergi ke kafe yang sudah mereka janji kan tadi. Mungkin kila telah sampai di sana dan ponsel nya low bat, mungkin.

Di tengah perjalanan tak kunjung ada telepon telepon balik atau chat sekali pun dari kila.

Tetapi tiba-tiba ada telepon masuk dari seseorang, dan ternyata itu adalah sahabat nya yogi.

"Halo, yog ada apa?".tanya Zayn

"Zayn... kila kecelakaan".ujar yogi di seberang sana.

"Hah!! Sekarang dia di mana?".tanya Zayn khawatir dan ada rasa yang amat terkejut, bagaimana bisa kila kecelakaan ini semua gara gara dia sendiri yang tidak men jemput kila tadi.

"Di rumah sakit Pelita indah, sekarang dia ada di ruang UGD cepetan lo susul ke sana".ujar yogi

Lalu Zayn pun langsung menuju ke rumah sakit dengan kecepatan di atas rata rata.

"Bodoh bodoh gue bodoh!!!".kesa Zayn frustasi

Setelah sampai di rumah sakit Zayn pun langsung berusaha mencari dimana sang kekasih nya sekarang dengan membawa sebuket bunga yang di beli nya tadi.

"Sus, ada yang nama nya shakila naura Kurniawan yang baru di rawat di sini?".tanya Zayn

"Sebentar ya mas, saya cek dulu".ujar suster tersebut dan langsung melihat layar monitor di depan nya

"Ohh ada mas sekarang pasien sudah di rawat di kamar VIP melati".ujar suster tersebut

"Makasih sus".ujar Zayn lalu langsung berlari mencari kamar kila sekarang.

Setelah menemukan kamar di mana sang kekasih di rawat, Zayn pun secara pelan pelan membuka pintu dan terlihat kila sedang terbaring lemas di atas ranjang rumah sakit dengan kepala yang telah di perban.

"Sayang... maaf in aku".lirih Zayn mencium taman kila lembut.

"Maaf maaf maaf, ini semua salah aku karena aku gak jemput kamu tadi aku bodoh, aku gak becus buat jagain kamu".sesal zayn sambil menggenggam tangan kila erat seperti tak mau kila pergi dari nya.

"Sayang... ayo bangun aku yakin kamu bangun, aku yakin kamu kuat, aku mau kita ngobrol berdua lagi, aku gak mau ngeliat kamu kayak gini aku gak bisa hidup tanpa kamu".lirih Zayn setetes air mata nya jatuh ke pipi nya

Namun tak ada pergerakan sama sekali atau balasan dari kila, ia hanya diam sambil menutup mata indah yang di sukai oleh Zayn. Muka nya tenang seperti Tak ada beban.

"Kamu kuat ya... aku bakal selalu ada di sini sama kamu sampai kapan pun atau kamu mau aku beli in es krim kesukaan kamu? Mau berapa? Nanti aku beli in kamu yang banyak deh, mau gak? Maka nya bangun dulu kalo mau".ujar Zayn asal, seperti orang gila yang berbicara sendiri.

"Tadi aku sempet beli bunga buat kamu, aku taruh di sini ya..".ujar Zayn lalu menaruh sebuket bunga tersebut di atas nakas.

"Cepet bangun ya sayang".ujar Zayn langsung mengecup kening kila lembut

🍿

"Gimana kabar kila?".tanya bella mama kila khawatir yang baru saja datang dengan wajah yang sangat cemas bersama sang suami.

"Belum ada perkembangan mom, kata dokter".ujar Zayn dengan raut sedih

"Gimana bisa begini?".tanya devan papa kila tak kala khawatir

"Saya tadi cuma mengajak kila ketemuan tetapi saya tidak bisa menjemputnya dan terjadi kejadian seperti ini dad".ujar Zayn jujur.

Setelah kedua orang tua kila pulang dan tadi telah mengobrol panjang. Zayn pun hanya berada di tepi ranjang menggenggam tangan kila sambil sesekali mencium bibir kila sekilas.

Ia tak suka melihat kekasih nya seperti ini. Iya ingin melihat kila tertawa bukan terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit. Yang terdengar hanya suara alat rumah sakit.

"Tuhan... tolong selamat kan orang yang aku cintai, ku mohon jangan ambil nyawa nya kembali kan dia pada ku, buat dia tertawa kembali, tersenyum kembali".batin Zayn








Vote and coment gais..

Luv u

Satu kata buat Zayn?

Satu kata buat kila?

Thx yang udah baca hehe🤪

~gavech

ShaynTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang