#Hallo semua.....
Sebelum kalian baca alangkah baiknya kalian beri vote nya nih biar yang nulis makin semangat hehehe...
Sebelumnya thanks ya buat yang udh baca....
And enjoy bacanya...
😄😊😘
Kenapa??? Kenapa begini??? Semua jadi rumit??? Gimana cintaku ke Rehan??? Arghhhhh.....
Setiap kali aku memikirkan ini terus menerus. Semakin di pikir semakin rumit, Huhhh sudah lah umurku masih panajng jadi gak perlu terlalu di bawa serius lah ahhh,pusing yang ada. Aku terbangun dari ranjang UKS dan meminum teh yang di sediakan di meja, setelah selesai aku ke kelas untuk mengikuti pelajaran. Saat masuk kelas aku merasa berbeda mulai dari temen maupun guru yang sedang mengajar. Arghhhhh....kenapa jadi begini sihhh. Semua kehidupanku jadi campur aduk, yang penting aku mau fokus sekolah dulu biarin aja deh di gosipin sehari-hari orng gak ada apa-apa ini. Aku duduk dan termenung, semua seperti mimpi bagiku tapi ini takdir dan aku harus memilih. Bel istirahat berbunyi, teman-temanku mengajak aku ke kantin untuk makan bersama. Tapi semua sudah biasa aku tidak di gosipi lagi, ya aku pikir bakal selamanya di gosipi seperti ini sampai aku lulus nanti, hah ternyata pikiranku ini kacau sampe mikir seperti itu. Aku dan teman-teman mencari makanan dan membawanya ke kelas.
"Ri loooo tadi kenapa di panggil pak Neo?" Tanya Ehan tiba-tiba yang tak tau datang dari mana
"Ahhh cuma bilang tentang kesehatan gue gak ada yang serius pula kok" jawabku santai dengan badanku yang masih lemas
"Ouh gitu ya udah ini gue bawain bubur sama teh anget, Lo gak boleh makan yang gorengan begini dulu ya"
"Hemmm ok kalo gitu kita barter Lo makan gorengan gue ya" Ehan mengangguk menandakan persetujuan.
Sekarang kenapa aku setiap dekat dengan Ehan seperti masalahku hilang sekejap. Hah memang cinta ini luar biasa, tapi aku harus hati-hati karena tidak boleh terlalu jatuh lebih dalam dengan Ehan. Bel masuk berbunyi dan pelajaran di mulai kembali. Setelah selesai belajar aku berpamitan kepada teman-temanku untuk pulang duluan karena mereka semua ingin main ke rumah Uci terlebih dahulu tapi badan ku yang tidak kondusif ini aku tidak ikut mereka. Setelah sampai di gerbang aku melihat Kak Neo menunggu di depan gerbang, aku tidak tau awalnya dia menunggu siapa tapi tiba-tiba ia menarik tanganku dan memukul jok belakang motornya itu. Hadehhhh apa harus aku selalu menuruti permintaannya melulu tapi karena dia guru makanya aku menurut saja lah.
Aku di antar sampai rumah, sepanjang jalan aku risih dan tidak berbincang sepatah katapun dengan Kak Neo. Sesampainya di rumah, aku langsung tertidur lelap di ranajngku yang nyaman. Aku layaknya murid yang biadap hanya lewat dan langsung masuk ke rumah begitu saja tanpa menghiraukan kak Neo yang jelas-jelas dia guruku sendiri.
"Ririiiiiii..... Kamu gak sopan banget sih biarin guru kamu sendiri di depan gerbang hah !!!!" Teriak mamaku yang membuat aku kaget dan terbangun dari ranjang tidurku. Aku langsung ke bawah dan berterima kasih kepada kak Neo, setelah itu aku meminta maaf dan pergub kembali ke kamar layaknya orng yang tidak tau terima kasih. Yaaaa memang aku salah tapi aku kesal kenapa dia menjadi salah satu tantangan di kisah cintaku ini. Aku tahu! Aku suka olahraga tapi alasan dia mendekatiku itu berbeda, makanya aku jadi risih dan berbeda. Dari pada memikirkan ini itu mending aku chetan dengan Pajri.
My:
Assalamualaikum
Pajri
Kamu lagi apa?
Tanpa menunggu lama Pajri langsung membaca pesan ku itu. Dan sebelumnya aku sudah mengganti nama Pajri di kontakku.
My mood chio:
Wallaikumsalam
Hay
Aku lagi kerja,tumben ??? Kangen ya hehehe :)
My:
Iya nih hehehe
Kamu kapan ke rumah lagi ??? Di tunggu tuh sama mamah
My mood chio:
Ohhh gitu ya udah sekarang aku ke sana ya beb, kamu siap-siap nanti aku mau ajak kamu sma mama kamu makan ok:*
Ehh BTW aku gak pernah liat ayah kamu??? Kemana ????
KAMU SEDANG MEMBACA
Sahabat Jadi Cinta
Teen FictionAku Riri, yang selalu percaya seluruhnya dengan teman. Dan teman adalah hidupku. Berawal dari seorang sahabat perempuanku yang mengagumi seorang laki-laki sejak bangku dasar, dan sahabatku menceritakan semua tentang laki-laki itu. Dan saat aku mas...
