Rasa dibalik luka
Tersembunyi bersama lara
Berdampingan dengan duka
Di balik tabir penuh cinta
Sakit dibalik tawa
Menjelma menjadi tameng istimewa
Kokoh dan berwibawa
Melindungi sang jiwa
Gemericik air, itulah tangisnya
Setelah diam tutupi segalanya
Kini tumpah sudah emosinya
Bersama hela napas kelelahannya
Sudah cukup, berhenti
Ingin rasanya teriaki
Pada semesta yang menghakimi
Mengadili tanpa ada jawab pasti
Segala lelah sudah tak terasa
Terhembus bersama tawa
Menghilang dari relung jiwa
Tanpa kembali pada sang rasa
Tertanda, triasrim.
21 Maret 2019
Hari puisi sedunia
KAMU SEDANG MEMBACA
Runous
PoetryHanya kumpulan kata yang dirangkai dengan imajinasi oleh sang rasa.
