Kerikil berjajar sepanjang jalan
Halangi langkah inginkan ke depan
Tapi memang seolah tak diizinkan
Kaki ini berhenti di tengah jalan
Kenapa harus pergi melangkah?
Mengapa tidak diam saja menunggu terarah?
Karena butuh waktu lama tuk lepas dari kata 'menyerah'
Enyahkan segala resah yang tak mau mengalah
Darimana datangnya semua itu?
Jawabannya dari dirinya sendiri tepat hari itu
Ketika rasanya meluruh dari dinding jiwa berbatu
Mengalir bersama hembusan angin dan menyatu
Tapi akalnya selalu menguatkan
Berkata bahwa akan datang di masa depan
Seseorang dengan rengkuhan
Tulus tersenyum membawa kesembuhan
Terasa mustahil memang
Jika banar, semoga semua tak terulang
Biarkan segalanya lenyap dan hilang
Bersama angan dan segala bayang
Tertanda, triasrim.
13 Mei 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Runous
PoesiaHanya kumpulan kata yang dirangkai dengan imajinasi oleh sang rasa.
