Meniti jalan yang sama
Pernah terlewati dengan bahagia
Sedikit canggung, malu, dan tawa
Tentang malam yang takkan terlupa
Tak pernah sang rasa prediksi
Bahwa akan tiba perasaan mendalam ini
Hanya karena menit-menit yang sempat terlampaui
Menuju perjalanan tentang makna kata mencari
Diantara kerlip lampu yang mewarnai
Pada setiap rumah yang berjejer rapi
Dengan kepingan-kepingan yang berkorelasi
Mewujudkan sebuah ruang memori
Keindahannya yang luar biasa
Sulit sekali tuk terlupa
Sungguh, ingin rasanya enyahkan saja
Tapi kenyataannya tidak bisa
Hingga sampailah pada suatu kompromi
Antara indra, akal, dan hati
Untuk menghentikan luka yang terus bersemi
Dengan cara yang biasa, yaitu mengakhiri
Tertanda, triasrim.
16 Juni 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Runous
PoesíaHanya kumpulan kata yang dirangkai dengan imajinasi oleh sang rasa.
