Waktu berjalan tanpa mengindahkan
Sang rasa yang kian jauh dalam perjalanan
Menapaki setiap keindahan saling bersebrangan
Terus melaju tanpa pemikiran
Dikira semua akan tetap pada tempatnya
Berubah itu tak mungkin jika dirasa
Sebab semua baik-baik saja
Tetap sama dan sempurna
Sang rasa egois pada pemiliknya
Bicara bahwa akan aman jika bersama
Tidak akan terjadi apa-apa
Hingga si pemilik terlena dan lupa
Bahwa hati tak selamanya utuh
Ada kalanya dia patah dan rapuh
Jatuh dan terus meluruh
Bersama air bening deras bak peluh
Kini semua tak bisa kembali
Hanya bisa sang rasa syukuri
Karena pengalaman yang indah ini
Dan ingatan yang selalu melekat pada diri
Tibalah pada suatu pelabuhan
Tempat untuk memperbaiki segala perasaan
Dan kembali pada kenyataan
Bahwa inilah perhentian
Tertanda, triasrim.
3 Maret 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Runous
PoesíaHanya kumpulan kata yang dirangkai dengan imajinasi oleh sang rasa.
