Maaf
Tak mendengar suaramu
Tapi keadaan membelenggu
Sulit sekali untukku
Tuk cerna dengung merdumu
Maaf
Tak melihatmu yang butuhkanku
Tapi sulit tuk menggapaimu
Kekang ini tak mau terlepas dariku
Terus menjerat pikiran dan akalku
Maaf
Kata itu yang terus kuucapkan
Di setiap rasa yang terdetakkan
Di setiap hela yang terhembuskan
Di setiap rapal hati tanpa terucapkan
Tertanda, triasrim.
14 April 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Runous
PoesiaHanya kumpulan kata yang dirangkai dengan imajinasi oleh sang rasa.
