"Maksud Daddy? Kita putus?" Soonyoung tercengang.
"Kita sudahi saja sampai disini.."
"Kenapa? Apakah karena Baby sering marah kepada Daddy?" Soonyoung menarik tangan Seokmin.
"Tidak.. Jangan panggil Daddy lagi.."
"Kenapa? Tapi Baby tidak ingin putus dengan Daddy.. Baby mencintai Daddy sungguh.." Soonyoung mencium tangan Seokmin sambil terisak.
"Maafkan Baby.. Daddy boleh tidak menggunakan pengaman saat kita melakukan itu.. Tapi jangan putuskan Baby"
"Tapi.."
"Daddy boleh meminta cium kapanpun Daddy mau.. Baby tidak akan menolak, tapi Baby mohon jangan tinggalkan Baby lagi.." Soonyoung mencium telapak tangan Seokmin.
"Sayang.. Biarkan aku bicara" jempol Seokmin menyeka air mata Soonyoung.
"Hikss.. Hikss.."
"Kwon Soonyoung.. Tidak ada kata Baby dan Daddy lagi diantara kita, kita sudahi status kita sebagai sugar Daddy dan sugar Baby.. Aku ingin menjadi kekasihmu, Aku ingin kita berkencan sungguhan" Seokmin menahan tawa saat Soonyoung mulai mengerti dengan ucapannya dan menangis lebih kencang.
"Dasar bodoh! Kenapa berbelit - belit!" Soonyoung memeluk Seokmin.
"Sudah lama sekali aku ingin mengatakan ini.. Aku sudah tidak tahan dengan status Sugar Daddy itu, aku ingin memilikimu seutuhnya Kwon Soonyoung.. Aku bahkan akan pergi kerumahmu dan meminta izin untuk menikahimu jika perlu, jadi bagaimana kau mau?"
"Kau tau? Hanya orang bodoh yang akan menolakmu! Tentu saja Aku mauuu.. Sayang"
"Hahahahahaha baiklah.. Kita kerumahmu sekarang?"
"Jangan.. Aku harus berbicara apa jika tiba - tiba mereka bertanya dimana aku memungutmu, kau tau sendiri kan dulu kau pernah mencampakkanku.. Lalu sekarang kau datang? Aku akan menjanda sebelum menikah bodoh!" Soonyoung berbicara tanpa jeda.
"Kau bilang aku bodoh? Tidak apa karena sekarang kau adalah kekasihku hihi" Seokmin mencubit pipi Soonyoung gemas.
"Sakiit!! Cium aku!" Seokmin mencium bibir Soonyoung sekilas.
"Oh tidak! Aku baru saja mencium pacarku!" Seokmin tertawa setelahnya.
Seokmin mengecup bibir Soonyoung berkali - kali. Menarik pinggang Soonyoung agar semakin dekat dengannya. "Apakah aku yang pertama bagimu?" Soonyoung menyibak rambut Seokmin.
"Bukan.. Aku melakukannya dengan mantan sugar babyku dulu"
"Aku juga.. Tidak apa aku bukan yang pertama yang penting aku.. Jadi yang terakhir dan selamanya.." ucap Soonyoung.
"Kau belajar menggombal dari siapa hemm?" Soonyoung terlalu menggemaskan saat ini, matanya benar - benar terlihat seperti seorang bayi, jernih dan bening. Pipi nya bersemu merah muda, bibirnya yang tebal juga tersenyum sangat lebar. Sayang jika Seokmin lewatkan.
"Sayang.. Apakah tidak apa aku minta itu malam ini? Hehehe"
"Dasar mesum! Kenapa harus menunggu malam?! Ayo kita pulang sekaraaaaang!!" Soonyoung berpindah ke kursi depan dengan cepat.
"Tanpa pengaman?" Seokmin menyusul Soonyoung.
"AYO CEPAT!!!" Soonyoung berteriak.
Seokmin menyalakan mobilnya, baru saja Seokmin men-starter mobilnya ponsel Soonyoung berdering.
Abeoji is calling...
"Halo Appa?"
"Apa terjadi sesuatu? Kenapa suara Appa seperti itu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
[Completed] Sugar Daddy ;SeokSoon
Fanfic'Gue mau beli Album SHINee yang banyak gue mau ikutan fansign!!!' -ksy Start: 24 September 2018 End: 4 May 2019
![[Completed] Sugar Daddy ;SeokSoon](https://img.wattpad.com/cover/158078676-64-k511246.jpg)