chapter thirteen ㅡ Truth or Dare

1.2K 155 33
                                        

And I will make sure to keep my distance
Say "I love you" when you're not listening
How long can we keep this up, up, up?

And please don't stand so close to me
I'm having trouble breathing
I'm afraid of what you'll see, right now

- Distance, Christina Perri

***

Karena bosen yang berkepanjangan akibat dicuekin oleh dua cowok -yang satunya dewasa tapi berlaku bocah dan satunya lagi beneran bocah, gue memilih berjalan-jalan sendiri mengelilingi area Mall. Niatnya mau ke gramedia buat sekedar cuci mata, tapi gerai Starbucks seakan memanggil gue dan kebetulan lagi haus juga.
Setelah menyebutkan pesanan dan membayarnya, gue menunggu minuman di meja dekat kasir karena males banget kalo harus mencari tempat duduk yang lumayan jauh, jadi sekalian.

Gue meraih ponsel dari tas kecil dan membuka ruang obrolan dengan Doyoung. Pesan terakhir gue beberapa jam yang lalu sudah dibalas.

Doyoung: Hati-hati
Doyoung: Have fun, salam sama Bang Chanyeol dan Haechan
Alea: Gimana acaranya hari ini?

Nggak sampai 5 menit kemudian, Doyoung balas chatnya. WOW INI SEBUAH KEMAJUAN! karena lo tau, biasanya dia paling lama balas chat apalagi kalo lagi ada kegiatan gini.

Doyoung: Lancar
Doyoung: Lagi break makan siang
Doyoung: kamu udah makan?
Alea: barusan selesai
Alea: abang sama haechan lg di timezone
Doyoung: sekarang kamu dimana
Alea: sbux, haus
Doyoung: Aku kesana ya? 
Doyoung: deket juga ini
Alea: eeeh gak perlu doy
Alea: lagian kamu masih ada acara
Alea: nggak bisa ditinggal kan?
Alea: paling bentar lagi mereka udah capek main
Doyoung: Aku kangen

Oh my god! Gini aja gue blushing huhuhuhu

"Atas nama kak Alea!"

Gue kaget lalu buru-buru bangun dari duduk dan menuju meja kasir buat mengambil minuman pesanan gue. Begitu gue berbalik setelah mengucapkan terima kasih, gue dibikin kaget lagi. ini bahkan lebih-lebih.

"Alea? Lo sama siapa disini?"

Taeyong berdiri ganteng di depan gue!

"Taeyong..."

"Lo sama siapa disini?" Dia mengulangi pertanyaannya.

"Anu..hng...sendirian."

"Kok bisa?"

Gue menggaruk tengkuk yang nggak gatal sama sekali, bingung mau menjawab apa. Mau jelasin kalo gue disini sama abang dan adek, tapi penjelasannya bakal panjang nggak, sih?

"Sering banget ya, kita ketemu kebetulan gini? by the way, lo lagi free, nggak? mau ikut gue gabung?"

"Gabung?"

"Iya, sama temen-temen SMA kita."

What?!

Gue melongo, nggak begitu sadar saat Taeyong menggamit lengan gue gitu aja dan membawa gue pada sekumpulan cowok dan beberapa cewek. Gue kenal mereka tapi mungkin mereka nggak mengenal gue. Kalo cewek-ceweknya gue nggak mengenal mereka sama sekali and i guess, mereka mungkin pasangan dari cowok-cowok ini?

"Alea?"

"Sumpah ini Alea?"

"Alea anak IPA 3, kan?"

"Nggak nyangka banget gue!"

"Wah udah lama banget!"

"Anjir. Sumpah lo, Yong?"

Walk You HomeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang