Drttt.. Drttt... Dering ponsel gua terus menyala dan guapun menjawab telpon tersebut tanpa melihat namanya.
"Halo?" Ucap gua kesal.
"James," Suara wanita di sebrang sana dengan panik
"Ya? Siapa ini?!" Tanya gua sembari merasa cemas.
"James, ini gua liza, Nadine james nadine" Ucap liza semakin panik
"Nadine kenapa!" Tanya gua cemas.
"Nadine kecelakaan" Teriak liza.
Dua kata yang terlontar itu membuat gua kaku sampai ponsel gua terjatuh dan sontak gua langsung rem mobil dengan mendadak.
Pikiran gua kalut dan gua bingung lalu gua memutuskan pergi kerumah sakit, Ntah berapa kecepatan mobil gua sekarang yang penting gua cepat datang kerumah sakit.
Sesampai disana gua langsung lari dan gua pergi ke represionis.
"Mbak, ada pasien bernama Nadine lustre? Dia habis kecelakan?" Tanya gua spontan.
"Saya periksa dulu ya"
"Cepet dong lama amat si lu!!!" Umpat gua kesal.
"Maaf mas, pasien bernama nadine lustre berada di ruang UGD" Ucapnya dan tanpa basa basi gua langsung pergi ke ruangan UGD disana ada liza yang sedang panik bersama kathryn.
"Dimana nadine!" Tanya gua dan merekapun terkejut.
"Di..diaa lagi di.. Rawat dokter" Ucap kathry terbata bata.
"Kenapa bisa seperti ini?" Tanya gua
"Tadi nadine nelpon gua katanya dia berantem samalo, dan dia ingin gua jelasin ke lo soal yang waktu di kelas dan ga tau kenapa nadine langsung teriak pas gua samperin dia udah tergeletak di jalan sama motornya dan banyak orang ngumpul lalu gua bawa dia ke rumah sakit, james gua berkata jujur percakaoan tadi lo ga dengwr semua nadine itu syang sama lo" Jelas liza panjang kali lebar dan menepuk bahu gua.
"Apaan si lo pegang pegang" Ucap gua dan lalu gua mengibas tanganya dari bahu gua.
'Ini salah gua nad, maafin gua yang ga percaya omongan lo'
Lalu tak lama kemudian dokterpun keluar, dan ternyata dokter itu bunda gua.
"Dok, gimana keadaan nadine?" Tanya gua.
"James, bunda harus bicara kepada orang tuanya" Ucap bunda lembut.
"Saya ingin tau!! Dia pacar saya" Ucap gua kesal.
"James bunda mohon, secepatnya! " lalu bunda pergi keruanganya.
Liza dan kathryn mungkin heran dengan percakapan gua dan bunda.
"Lo jadi temen ga guna ya!! Cepet hubungi orang tuanya!!"Ucap gua kesal karna mereka hanya melongo tanpa melakukan apapun.
'Nad gw mohon bertahanlah'
JAMES P.O.V OFF
AUTHORE P.O.V
Setelah liza menelpon riana tante nadine, riana langsung bergegas kerumah sakit.
KAMU SEDANG MEMBACA
What Is Love.?
FanfictionBukan penulis yang amatir masih newbie Seorang pria yang trauma akan cinta dan tak ingin mengetahui atau merasakan sebuah cinta lagi karna perpisahan yang amat sakit. Dan seorang wanita yang penasaran dengan sebuah cinta yang sebenarnya yang sangat...
