H+3 para santri mengadakan bazar yang sebelumnya sudah dirundingkan bahkan dipilih apa saja yang ditampilkan nanti dan sekarang saatnya para anggota OSIS turun tangan untuk menanganinya dari biaya, dekorasi maupun tampilan yang nanti akan ditampilkan oleh santri/santriwati. Mereka mengadakan rapat kembali untuk mengatur semua jadwal yang sempat belum penuhi. Hampir sejam mereka rapat dan mengeluarkan pendapatnya.
"Rapat kali ini selesai dan saya anggap clear. Sebelum saya tutup ada yang ingin disampaikan? " Tegas fahmi
" Saya" kata salah satu anggota tersebut
"Silahkan" fahmi pun mempersilahkan untuk berbicara
" gimana kita meminta bantuan amal buat warga sekitar sini supaya dana kita tidak terlalu bertuju pada ustadzah Maryam " pendapatnya
" Tapi apa dibolehkan sama ustadzah? menurutku boleh saja asalkan kita tidak memaksanya dalam meminta sumbangan tersebut " penjelasan fahmi
" saya dan bunga akan menanyakan pada ustadzah Maryam " kata perempuan itu dan menunjuk salah seorang temannya untuk meminta izin pada ustadzah Maryam
" Baiklah kalau itu keputusannya dan sampai disini rapat yang kita jalankan semoga acaranya lancar dan tidak ada hambatan aamiin " kata fahmi
"Aamiin "
••••
KILA POV^
" Kila kamu bawa Camera gak buat nanti acara " tanya alya
" Bawa tapi di kak Al dan nanti aku mau ambil " kata kila
" Oh ya bagus dong " antusias alya
" Iya lagi pula kita harus foto terus nanti dijakarta aku cetak buat kenangan kita bersama " kata kila dengan senyum dan merekapun ikut bersenyum. dari arah gerbang terlihat dua orang perempuan yang sedang memperhatikan Kila dan teman-temannya
" kita samperin yuk " ajak alya
" Jangan " ucap kila
" Kenapa kila? Mereka tidak sopan mengenakan pakaiannya dan ada baiknya kita samperin dan berikan nasihat " timpa nisa yang ikut berbicara
" Sudah biarkan saja " kata kila yang tidak memperdulikannya
" Ya sudah kalau kamu tidak mau kita berdua saja yang samperin " ucap alya lalu berjalan kearah wanita itu berdiri
"Assalamu'alaikum "
" Hai! Kenalin aku jesika dan ini sepupuku ratna " kata perempuan itu
" Ada baiknya menjawab salam apa kamu tidak diajarkan? " timpal alya yang sudah terpancing emosi
" Kan kita sudah bilang "Hai" terus apa lagi? " sinis perempuan tersebut pada mereka berdua
" Anda tidak punya sopan santun ya? Di dalam Islam menjawab salam itu wajib dan kalian tentu menghormati orang yang sudah bersalam dengannya " cekcok nisa yang berusaha tersenyum walaupun didalam hatinya sudah bergejolak ingin marah
" ya sudah terserah kalian deh " sinis perempuan itu pada mereka berdua
Kila yang sedari tadi hanya menatap ke mereka yang sedang bercekcok langsung menghampirinya
" Lo! " kata perempuan itu yang menunjuk kearah kila berada
" hah? Gila! Elu ngapain kesini hah!! " kata kila yang mulai emosi
" Ya gua mau ketemu alexi " kata perempuan itu yang maksa ingin bertemu dengan kakaknya kila
" Gak gak akan gua izinin lu ketemu kakak gue mending lu sekarang pergi deh sebelum gua panggil satpam dari sini " kila yang begitu amarahnya pada perempuan tersebut
" Inget! Gua akan kesini buat ketemu kakak lo lagi " ancamnya
" Kalau bisa! " kata kila dengan penuh penekanan disetiap katanya
••••
" kak! Kak fahmi " kata salah satu anggota OSIS nya
" Iya ada apa " fahmi menoleh ke belakang dengan nada santainya
" Kata ustadzah Maryam boleh dan besok aku yang jalannya sama yang lain "
" bagus deh saya saranin ada dua orang cowok yang menemani kamu. tanya bagas dan fajar pastikan dia ikut " titah fahmi
" Siap kak "
Akhirnya fahmi lanjut lagi untuk mandi karena sudah seharian ia beraktivitas.
Jangan lupa tinggalkan jejak
TBC
PART INI SUDAH DIREVISI
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Cinta Seorang Santri
Short Storyseburuk-buruknya seseorang dimasa lampau, ia akan merubahnya dimasa depan. tentu dengan cerita yang dibawakan ini akan menjadi pelajaran bagi kita, bahwasanya jika kita niat merubahnya dengan, ikhtiar, ikhlas, berdoa dan mau berusaha insyaallah kita...
