Oh iya jangan lupa SUBKREB
EHEHEJ
....
" kila aku nanti sore pulang yah soalnya ibuku sakit " kata nisa pada kila dan ada alya yang berada disampingnya
" aku ikut yah " kata kila
" tidak usah kila aku sama alya sekalian mau ke bandung kota " elak nisa
" ya sudah nanti aku pesan travel buat kalian berdua "
"makasih ya "
" jangan segan-segan kalau sama aku ya, aku ini keluarga kalian juga " kata kila pada kedua sahabatnya
" sayang kalian " serempak mereka bertiga dan setelah itu mereka berpelukan.
Romantisnya persahabatan mereka
Sampai-sampai aku iri ;author
∙∙∙∙∙
POV FAHMI
" yah aku berangkat kantor dulu ya " pamit fahmi pada ayah Adrian " Assalamualaikum "
" waalaikumsalam hati-hati "kata Adrian, ia pun kembali ke kamarnya
" ayah dilla I'm coming " teriak dilla yang turun tangga dan menghampiri ayahnya itu
" duh anak siapa sih kamu jangan teriak-teriakan dong emang ini kebun raya apa " celoteh Adrian yang memarahi putri bungsunya tersebut
" hehe iya maaf yah, btw ka fahmi mana? " Tanya dilla
" sudah berangkat "
" yah ayah bukan cegat gitu kan dilla mau bareng kakak ganteng " rengek dilla pada ayahnya
" stt bisa diam gak ayah sumpel nih pakai tisu, ya sudah bangunkan kakak kamu sana minta anterin " kata ayah adrian yang menyuruh putri bungsunya itu untuk meminta fajar untuk mengantarkannya
" ya sudah deh " kata dilla mengangguk pasrah
Dilla kembali menaikkan tangganya sampai di kamar fajar ia membuka pintu kamar milik kakaknya itu
" kak anterin aku yuk " kata dilla
" waalaikumsalam " fajar
" hehe ulang ya assalamualaikum " kata dilla dengan cengengesan
" waalaikumsalam kagak mau "
" bilangin ayah nih kalau gak mau " kata dilla
" iya tunggu 5 menit nanti kakak kebawah " kata fajar dengan pasrah sambil ke kamar mandi untuk mencuci muka. Setelah mengganti baju ia turun kebawah dan pamit pada ayahnya untuk mngantar adiknya.
∙∙∙∙
" aku pulang ya kila jaga kesehatanmu " pamit nisa pada kila begitupun dengan alya
" aku antar ke bunda yuk " ajak kila untuk menemui bundanya
Sesampainya di depan kamar bunda rahma kila mengajak nisa dan alya untuk masuk
" assalamualaikum bunda " salam kila pada bunda rahma.
" waalaikumsalam sini masuk " kata bunda yang mempersilahkan kita bertiga masuk kekamarnya
" bun, nisa sama alya mau pamit pulang soalnya ibunya nisa lagi sakit dan alya ingin ketemu keluarganya " kata kila
" syafikillah ya nak nisa, terus kalian naik apa kesananya? " kata bunda rahma
" kila sudah pesan travel mobil untuk mereka bun " jelas kila pada bundanya
" oh syukurlah, mau bunda bawakan apa buat kalian nanti dijalan " kata bunda rahma pada mereka berdua
" tidak usah repot-repot bu " kata alya pada bundanya kila
" ya sudah kalau kalian tidak mau bunda nitip ini aja buat kalian " kata bunda rahma yang memberikan dua buah amplop pada sahabatnya kila tersebut
" maaf bu uang kita masih cukup jadi ibu tidak perlu repot dengan kami. Justru kami yang merepotkan dengan ibu, ibu sudah menerima kita tinggal disini. Kami ikhlas kok bu " kata nisa lalu tersenyum pada bundanya kila dan menyodorkan kembali pemberian amplop itu
" terima saja ya bunda ikhlas kok " kata bunda rahma
" iya terima saja anggap kita keluargamu nis, lia " kata kila
" makasih ya bu " kata nisa dan alya lalu mendekati bunda rahma untuk memeluk eratnya itu
" bunda sayang kalian, jangan sungkan-sungkan ya kalau sama bunda " kata bunda rahma
" mobilnya sudah datang yuk kedepan " kata kila yang mendengar suara mobil datang
" kita pamit ya bunda, kila " pamitnya " Assalamualaikum "
" waalakumsalam hati-hati ya " kata bunda dan kila lalu mereka saling melambaikan tangan.
#SKIP
Part ini sudah direvisi
( VOTE SHARE DAN COMMENT )
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Cinta Seorang Santri
Short Storyseburuk-buruknya seseorang dimasa lampau, ia akan merubahnya dimasa depan. tentu dengan cerita yang dibawakan ini akan menjadi pelajaran bagi kita, bahwasanya jika kita niat merubahnya dengan, ikhtiar, ikhlas, berdoa dan mau berusaha insyaallah kita...
