" kakak kok belum datang ya, Bun. " kata Kila
" sebentar lagi, kan mau bawa calon nya kesini. " jawab bunda Rahma
" hah? siapa bun? kok gak ngasih tau " kata Kila dengan kagetnya
" temanmu itu " kata bunda sambil memindahkan channel TV nya tersebut
" serius bun? wahhh senangnya "
tak lama kemudian ada suara klakson mobil, yang artinya kakaknya pun sudah sampai.
" samperin yuk bun "
" hayuk "
••••
" Alhamdulillah semuanya sudah kumpul " kata Alexi yang memulai pembicaraannya
" memangnya ada apa, sampai serius begini " tanya ayah Azril
kunaon jadi deg-degan kieu sih - batin Nisa
" bismillahirrahmanirrahim, Alhamdulillah aku baru saja mengikat Nisa. " ucap Alexi
" Alhamdulillah " jawab mereka
" astaghfirullah, kakak. kenapa mengikat Nisa, dia kan baik, udah gitu ya idaman kakak banget. kenapa tega ngikatnya. " bete Kila
" bukan gitu, Munaroh. " ledek Alexi
" terus apa? " tanya Kila
" mengikat hatinya "
" terus abis diikat? "
" ya ketemu orang tuanya buat izin mau mengikat hatinya. "
" seperti tunangan kah. " kata Kila
" ya, seperti itu. " jawab Alexi
" kenapa dari tadi muter-muter sih, bilang aja tunangan begitu. " cerocosnya
" bawel banget sihhhh, cubitt nihh cubitttt. " kata Alexi sambil menyubitkan pipi adiknya itu
" Nis, liat tuh calon suami kamu. berani - beraninya dia nyubit aku. udah tau punya kamu, masih aja nyubit adiknya. " oceh Kila. disamping itu suaminya pun membekap mulut Kila yang dari tadi membuat kegaduhan.
" berisik hey, kamu bawel dari tadi. sudah diam, liat kakak kamu udah kayak kepiting rebus. " bisik Fahmi
" iya, maafkan aku. janji gak bawel lagi dehh " Kila pun ikut bisik-bisik pada suaminya itu.
" ya sudah, pasti kalian lapar kan. makan dulu yuk " ajak Bunda Rahma
••••
" Mas, tolongg.. tolongg akuu " teriak Kila yang berada di kamar mandi
" kamu kenapa? " Tanya Fahmi dengan paniknya
" kayaknya aku kontraksi, Mas. " jawab Kila sambil menangis
" astaghfirullah, ayo kita ke dokter. "
•••••
-di rumah sakit-
" permisi, bapak Fahmi. boleh diizinkan masuk kedalam, isteri anda menunggunya. " kata susternya
" terimakasih sus "
" tahan nafas, buang. terus lagi bu, pelan-pelan. bismillah ibu harus yakin, tahan nafas, buang. " ucap dokter
" sayang aku disini, baca doa dulu. " Fahmi pun memberi semangat
hoekk... hoekk.....hoekkk....hoekk.....
" Alhamdulillah "
" Alhamdulillah, persalinan ibu pun lancar. " ucap dokter
sementara Kila terus - menerus menangis, menangis bahagia.
" sudah sayang, kamu jangan menangis begitu. aku pun terharu. " kata Fahmi
" aku bahagia, sungguh bahagianya. " kata Kila
TAMATTT
HAPPY ENDING-
KIRA KIRA NAMA ANAKNYA MEREKA SIAPA YA? SARANN DONGGG NAMA BUAT ANAK MEREKA.
BISA KOMEN ATAUPUN DM.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kisah Cinta Seorang Santri
Historia Cortaseburuk-buruknya seseorang dimasa lampau, ia akan merubahnya dimasa depan. tentu dengan cerita yang dibawakan ini akan menjadi pelajaran bagi kita, bahwasanya jika kita niat merubahnya dengan, ikhtiar, ikhlas, berdoa dan mau berusaha insyaallah kita...
