KCSS - 18

1.6K 54 3
                                        

Setelah alya makan dan menunggu Nisa bangun dari tidurnya ia menyempatkan untuk menunaikan shalat dhuha selesainya ia kembali ke kasur nisa sambil mengecek keadaanya. Alya mengecek handphone nya ternyata ada chat dari fahmi.

Tumben si a fahmi chat aku, pasti ada maunya geura – batinku

" assalamualaikum lia, gimana kabar nisa? "kata fahmi

" waalaikumsalam, membaik kok a " jawab alya.

" yaudah atuh kalau baikan mah, kamu oge jaga kesehatan "

" iya "

Alya pun menyudahi chattannya bersama fahmi dan ia menaruh handphone disakunya, setelah itu ia melihat tangan nisa kini bergerak yang artinya ia bangun dari tidurnya.

" Kak " nisa mengigau yang disebutnya.

Alya sontak kaget apa yang diucapkan oleh nisa barusan " nis ini aku alya kamu bangun ya nis"

"Kak, kak " lagi dan lagi nisa mengigau

" Nis ini aku alya" yakin alya pada nisa. Alya pun keluar dan memanggil fajar karena ia khawatir nisa kenapa -kenapa.

"Tok tok tok... "

"Jar buka jar"

" Saha " sahutnya didalam kamar

"Alya " jawabnya

Fajar pun beranjak dari tempat tidurnya yang menuju keluar kamar " aya naon "

"Itu si Nisa ngigau jar kumaha atuh" tanya alya pada fajar

Fajar pun masuk ke kamar mereka dan mengecek keadaan nisa, sebelum itu ia manggil teman temannya.

"Nis bangun nis" kata alya sambil menepuk pipinya

" Lia hey pelan " fajar menasehati lia supaya tidak kencang menepuk pipinya

" Iya, nis bangun dong" pintanya dan akhirnya nisa pun sadar

"Alhamdulillah" serempak mereka

"Dimana ini" ingatnya

" Di hotel nis kamu demam semalaman" jawab alya pada nisa

" Aku mau jenguk kila aku harus jenguknya" pintanya pada alya dengan memohon padanya

" Nis kamu itu baru membaik jadi aku ga mau kalau kamu sakit lagi"

" maaf ya pasti aku udah merepotkan kalian " jawabnya dengan melemas

Mereka semua pun bercakap-cakap dengannya sampai mereka ada yang tertawa, menanyakan sesuatu yang tidak penting dan lainnya. Kekonyolan fajar pun membuat semua tertawa dengan ekspresinya bahkan canda tawanya itu hingga mereka lupa waktu kalau sudah dzuhur.

" Kalau begitu kita ke masjid dulu ya nis, lia " pamitnya

" Iya hati hati " kata nisa sambil tersenyum kearahnya

" Assalamu'alaikum"

"Waalaikumsalam"

Fajar beserta temannya pun turun ke lantai basement dengan menggunakan lift dan sesampainya mereka menanyakan masjid terdekat didaerah tersebut setelah itu mereka menuju masjid untuk menunaikan shalat Dzuhur.

••••

KilaPOV

NOTE : Btw di cerita ini nisa sudah membaikan guys, jadi kalau ada yang bingung gausa khawatir lagi.

" Kak telpon alya dong mau ngomong"rengeknya pada alexi

" Nanti ya tanggung lagi chattan hehe " jawabnya

Kisah Cinta Seorang SantriCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang