"Jimin-aa.. Kau benar benar telah pacaran dengannya?" Namjoon memastikan ketika mereka sampai di pesawat. Malam itu Jimin baru pulang jam 5 pagi. Dan hal itu sukses membuatnya dimarahi oleh Jin.
"Ne hyung, kau sudah menanyakannya 98 kali. Dan ini yang ke 99 kali. Mengapa tidak kau tanyakan sekali lagi saja biar genap 100 kali" Jimin memberikan tatapan mematikannya ke Namjoon.
"Aku hanya menanyakannya. Kasihan saja dia telah berpacaran denganmu"
"Ya!! Apa salahku telah berpacaran dengannya hyung. Hyung, kau belum mengucapkan selamat ulang tahun padaku" Jimin berusaha mengalihkan pembicaraan. Lagipun, ia butuh tidur karena ia belum tidur dari semalam
"Selamat ulang tahun Jimin-aa" balas Namjoon singkat. Ia kembali berkutat dengan wawancaranya.
"Bagusalah hyung. Aku juga akan tidur. Hyung, Katakan padaku selamat tidur" Entah apa yang membuat Jimin pagi ini begitu manja.
"Ini sudah pagi Jimin-aa"
"Aku tau. Katakanlah Selamat tidur Jimin-aa. Jebal Hyung" Jimin mulai ber aegyo.
"Arasseo. Selamat tidur Jim, semoga tidak terbangun lagi" Balas Namjoon asal
"Dasar hyung laknat. Di azab ntar baru tau" Namjoon hanya mendelikkan bahu tak peduli. Sedangkan jimin pun mulai memasuki alam mimpinya.
---
"Jadi, Rose" Kata Jisoo. Rose kini sedang duduk diam. Dihadapannya ada Jisoo, Jennie dan Lisa yang sedang memandangnya dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Ne eonni" Jawabnya pelan
'Kok gue kayak lagi sidang skripsi ya..'
"Kau pacaran dengan Jimin?" Tanya Jennie. Ia memandang Rose lekat
"Ne eonni" Hanya kata itu yang bisa dikeluarkan.
"Akh.. Kau sangat beruntung" Entah ada angin apa lisa tiba tiba memeluknya.
"Wae lis?" Rose bingung sendiri.
"Kau sungguh beruntung eonni. Jimin sudah mengungkapkan perasaan padamu. Tidak denganku, jennie eonni dan jisoo eonni"
"Makanya suruh cepat cepat. Keburu diambil orang ntar kalian"
"Nggak, aku maunya sama Jungkook aja, gak mau sama orang lain"
"Serah deh, kita harus mengemas barang, pesawat kita siang kan" Jisoo memastikan.
Jennie mengangguk "Ne"
---
"Blackpink!!" Teriak seorang blink ketika mereka sampai di bandara. Lisa yang mendengarnya saja hampir jantungan karena kaget.
"Ampun dah, gue kaget bener" Bisiknya ke Rose.
"Besar amat teriaknya" Jennie juga sempat kaget namun ekspesinya segera ia kendalikan.
"Jennie eonni, kau akan debut solomu?" Tanya seorang penggemar ketika Jennie berjalan menyapa para penggemarnya
"Ne, nantikanlah" Jennie tersenyum manis ke sang penggemar.
"Rose, kau baru saja mengupload foto masa kecilmu di instagram kan?" Tanya penggemar lain kepada Rose saat itu juga sedang menyapa para penggemarnya
"Ne, kau melihatnya? Bukankah aku dulu sungguh imut??" Rose tertawa.
"Kau sungguh imut Rose, dan kau mirip Jimin Bts di foto itu"
Deg!
"Jimin? Jimin Bts?"
"Ne, kau sangat mirip dengannya di foto tersebut"
"Jinja? Woah... Aku akan melihat foto Jimin dan membandingkannya" Rose tersenyum canggung. Ia pikir penggemarnya mengetahui tentang hubungannya dengan Jimin, namun ternyata hanya foto mereka yang mirip.
"Lisa-ya.... Saranghae" Sapa penggemar lain. Sementara Lisa hanya menyapa balik dan mengucapkan 'Nado saranghae' kembali kepada penggemarnya.
"Jisoo-shi... Kau sangat mirip dengan Jin Bts. Visual kalian benar benar mirip" Kata penggemar yang lain kepada Jisoo
"Aku tau itu, aku memang mirip dengannya dan cocok dengannya" Tentunya Jisoo memelankan ucapannya ketika mengatakan 'Cocok dengannya'. Ia bisa ditendang ke planet Taehyung berasal oleh penggemar jika tau ia dekat dengan Jin Bts.
Jennie yang saat itu sedang berada di samping Jisoo segera menginjak pelan kaki Jisoo
"Kau ingin mati eonni?"
"Aku hanya bercanda Jen, mereka tak akan mendengarnya"
"Mau bilang apa jika mereka sudah mendengar nya eonni"
"Aku akan mengatakan aku mencintaimu Jin oppa" Jennie hanya memandang Jisoo aneh. Ke 4D an Jisoo telah kembali.
"Bukan eonni gue itu" Jennie segera pergi dan bergabung bersama lisa dan Rose yang sudah berjalan duluan
"Blink.. Bye!!! " Teriak Blackpink sebelum mereka benar benar memasuki pesawat dan dibalas teriakan besar dari seluruh Blink.
---
"Aku rindu Jimin" Kata Rose begitu mereka sampai di pesawat
"Disini banyak jomblo Rose, Beda dengan kau yang sudah pacaran" Sindir Jisoo, sedangkan Rose hanya menampilkan gigi putihnya
"Dasar Jomblo" Kata Rose. Ia duduk di samping Jennie
"Bukan Jomblo. Cuma nunggu waktu, gak langsung nge gas kayak Jirose" Jennie yang berada Disamping Jisoo menyahut
"Apa itu Jirose Jirose an. Taennie tu cepat dating" Jennie hanya memberikan tatapan mematikannya ke Rose sedangkan gadis Australia itu hanya memilih tidur dan tidak mempedulikan eonni nya.
"Eonni" Panggil Jennie begitu melihat Jisoo masih terbangun. Sedangkan Lisa dan Rose sudah tertidur
"Ne, kau tidak tidur Jennie-ya?"
"Eonni.. "
"Ne, ada apa?"
"Eonni... "
"Wae? Kau ingin mengatakan seseuatu?"
"Eonni... -" Jennie menjeda ucapannya. Menarik nafas
"Dia kembali"
---
.
.
.
.
.
.
VOTE♈️
KAMU SEDANG MEMBACA
IDOL(BlackBangtan)✔️
Fanfiction2 Idol group yang terlihat tidak saling kenal satu sama lain di suatu acara ternyata berubah menjadi seperti adik kakak di luar acara. apa saja keseruan kedua idol tersebut? #Shipper bertebaran #Kehidupan Real Blackpink dan Bts #Jangan lupa di Vot...
