>26

5.9K 390 0
                                        

Keadaan Taehyung benar benar memprihatinkan. Bts telah libur Selama 3 hari dan lusa mereka akan tampil si acara GDA, dan sekarang ia paling malas untuk datang ke acara tersebut. Karena mau tak mau ia akan berjumpa lagi dengan Jennie.

Dengan libur selama 3 hari, member bts biasanya akan pulang ke rumah orang tuanya masing masing. Tapi beda hal dengan Taehyung. Lelaki berparas tampan itu tetap setia menunggu di dorm karena ia tidak mungkin pulang dalam keadaan kacau seperti ini.

Ia sedang meminum air ketika seseorang menekan bell dorm mereka. Yang pasti itu bukan member Bts, mereka akan langsung masuk menerobos layaknya pencuri di malam hari. Taehyung berjalan ke arah pintu, masih dengan rambut acak acakan dan mata sayu.

Ceklek!

Mata tajamnya beradu dengan mata kucing milik seorang gadis yang sangat ia rindukan. Namun gadis itu kembali menoreh kembali luka dihatinya. Yap... Jennie datang ke dorm Bts. Sampai saat ini keadaan Bts dengan Blackpink belum membaik. Jimin dan Jungkook masih mempertahankan ego nya dan merasa mereka benar. Sedangkan jin? Ia sudah meminta maaf ke Jisoo dan seluruh member Blackpink lainnya. Tapi hubungan mereka renggang dan canggung.

Menyadari sesuatu. Taehyung kembali menutup pintu tersebut. Namun kaki jenjang milik Jennie berusaha menahan pintu yang akan ditutup taehyung. Entah apa yang ada di pikiran Taehyung, lelaki itu membiarkan Jennie masuk ke dalam dorm bts. Dapat dilihat dari wajahnya, gadis itu kurang tidur dan sibuk menangis.

"Taehyung-aa" ucap Jennie sambil duduk di sofa. Sedangkan taehyung hanya tiduran di sofa lain sambil menutup wajahnya dengan buku. Tak ada jawaban dari taehyung.

" Taehyung-aa" Panggil jennie lagi. Dan untuk kedua kalinya, taehyung tidak menjawab. Jennie tau taehyung tidak tidur dan hanya malas melihatnya dengan menutup wajahnya dengan buku

"Taehyung-aa mianhae" Katanya lagi sambil menunduk. Entah apa yang membuat matanya kembali menurunkan bulir bulir hangat.

"Untuk apa minta maaf?" Tanya taehyung dengan muka datar. Ia telah duduk layaknya seorang pemilik rumah berbicara dengan tamu. Jennie segera melap air matanya.

"Mianhae.. Itu cuma salah paham, aku tidak berkenan dengannya"

"Untuk apa kau minta maaf padaku? Kau tidak salah, aku yang terlalu bodoh. Mencintai orang yang salah"

"Mianhae.... Jeongmal mianhae"

"Aku bodoh Jen, aku bodoh. Aku bukan siapa siapamu tapi aku marah ketika kau dekat dengan pria lain. Aku mungkin lelaki terbodoh di dunia ini. Kan jen?"

"Ani.. ani-ya, semua itu akan berakhir sekitar 2 minggu lagi. Percayalah padaku bahwa aku tidak berkenan dengannya"

"Foto yang diambil dispatch? Kode ketika kau di Paris? Baju yang kau pakai ketika di diary Solo itu? Apa semua itu Jen? Ketidaksengajaan? Aku tidak yakin"

"Itu hanya sekadar bumbu bumbu untuk menyedapkan masakan Tae... Percayalah padaku"

"Ketika kau berkata seperti itu, sudah terbukti bahwa kau memang benar benar berkencan dengannya"

"Taehyung-aa.. Jebal. Percayalah padaku bahwa aku tidak berkencan ataupun berpacaran dengannya"

"Bagaimana aku bisa mempercayaimu. Kau bahkan belum percaya padaku untuk menceritakan semua ini. 3 bulan Jen... 3 bulan bukan waktu yang singkat"

"Mianhae... Aku minta maaf karena tidak memberikanmu kepercayaan untuk menceritakan ini semua. Jeongmal mianhae taehyung-aa"

"Untuk apa kau kesini? Kau lebih baik menemui Kai kan daripada menemuiku disini? Itu lebih bagus dari pada menemaniku kan? "

"Jika Kai ada 2000 orang di dunia ini dan kau hanya satu orang. Aku lebih memilih mencari kau walau aku tidak tau kau berada dimana" Taehyung terdiam sebentar kemudian melanjutkan

"Tapi perkataan dengan perbuatanmu itu berbanding terbalik Jennie Kim"

"Kim taehyung... Jebal, percaya padaku bahwa aku tidak melakukan hal itu"

"Tapi sayangnya tabung kepercayaanmu padaku sudah pecah Jennie Kim. Aku tak percaya lagi denganmu"

"Taehyung-aa.. Jebal" jennie hampir menangis

"Pergi Jen, aku butuh waktu sendiri"

"Arasseo.. Aku akan pergi ketika kau mengatakan padaku bahwa kau percaya padaku"

"Selamanya aku tidak percaya padamu lagi Jennie Kim. Aku tidak mau sakit untuk yang kedua kalinya. Jadi tolong keluarlah Jennie.... AKU MEMBENCIMU" Taehyung menekan 2 kata terakhir

"Arasseo, aku akan pergi. Sekali. Lagi, percaya padaku Kim Taehyung dan.... -" Jennie bangun dari duduknya

"AKU MENCINTAIMU KIM TAEHYUNG"

Itulah ucapan terakhir dari Jennie sebelum gadis bermata kucing itu keluar dari dorm bts. Tidak... Jennie masih di depan pintu luar dorm bts.

Bukan tanpa alasan Taehyung tidak ingin berpacaran dengan Jennie. Ia hanya tidak ingin membohongi army. Jika ditanya, ia akan menjawab ia tidak berpacaran dengan seorang wanita pun. Tapi dalam hatinya, ia telah mengklaim bahwa Jennie hanya miliknya. Milik seorang Kim Taehyung.

Jennie terduduk di depan pintu luar dorm bts. Tangisannya tak dapat lagi dibendung. Taehyung hanya bisa mendengar tangisan Jennie dari dalam dorm. Ingin sekali ia keluar dan mengatakan 'Aku percaya padamu'. Namun rasanya langkah kaki taehyung telah diborgol dengan besi. Ia tidak dapat bergerak sedikitpun. Hatinya semakin pedih mendengar suara tangisan Jennie. Kini Taehyung mulai merutuki dirinya sendiri

Taehyung masih diam di duduknya. Menunggu hingga suara tangisan Jennie tidak ada lagi, barulah ia masuk ke kamarnya dan merutuki dirinya yang telah berkata kasar kepada Jennie.

---

.
.
.
.
.
.

VOTE♈️

IDOL(BlackBangtan)✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang