9 Oktober 2018
"Lalisa" Jungkook menelphone lisa
"Wae? Kenapa kau menelphoneku?" Kata Lisa di seberang sana
"Aku sakit" Kata Jungkook lagi
"Sakit? Sakit apa? Eek?" Lisa tak menganggap serius ucapan Jungkook karena ia tau Jungkook sering bercanda dengannya.
"Aku beneran sakit Lisa-ya" Suara Jungkook terdengar lemah
"Eh, jinja? Kau benar benar sakit?" Suara lisa terdengar khawatir di seberang sana
"Kakiku sakit. Aku juga sedang demam"
"Jinja? Ya!! Jaga tubuhmu. Kau sedang world tour kan"
"Aku harus bagaimana lisa-ya, nanti malam kami ada konser" Suara Jungkook terdengar sangat khawatir
"Jungkook-ah, dengarkan aku. Sekarang istirahatlah. Jika kau sanggup, kau bisa ikut tampil bersama membermu nanti malam. Tapi jika kau masih sangat lemas, jangan paksakan dirimu. Army akan memaklumimu. Kau sudah berusaha sangat keras Jungkook-ah. Cintai dirimu sendiri. Love yourself"
"Tapi army adalah Jantungku Lalisa. army adalah tubuhku. Aku takut akan mengecewakan army"
" Kau sudah berusaha keras Jeon Jungkook. Apakah bighit tidak memberikanmu sedikit waktu istirahat? Dasar bighit kampungan" Jungkook tertawa pelan ketika Lisa mengejek agensinya.
"Tapi aku harus bagaimana? Para army pasti sangat kecewa denganku"
"Istirahat. Lepaskan segala beban yang ada kepalamu. TIDURLAH!!! Aku akan membunuhmu ketika kau sampai di korea jika kau belum juga tidur. TIDURLAH JEON JUNGKOOK!!! "
"Dari mana kau tau aku akan tidur atau tidak disini"
"Aku akan menanyakannya ke member yang lain. Jadi sekarang istirahatlah Jeon jungkook" Lisa memutuskan sambungan telepon secara sepihak. Jungkook hanya mengulas senyum kecil kala mendengar omelan gadis yang baru saja ditelphonnya itu. Ia beranjak menuju kasur dan menuruti permintaan lisa untuk tidur.
---
"Marjuki, kau sudah baikan?" Tanya Hoseok ketika mereka sedang memakai baju untuk pergi ke konser.
"Ne hyung" Kata Jungkook. Namun dapat dilihat bahwa kakinya masih sakit dan wajahnya juga sedikit pucat.
"Kau masih sakit Jungkook-ah" Kata Namjoon. Ia miris melihat dongsaengnya yang seperti ini
"Aku baik baik saja hyung. Kakiku sudah lumayan tapi masih susah digerakkan" Jungkook berusaha tersenyum paksa.
"Jangan memaksakan dirimu sendiri Jungkook-ah. Kepalamu masih pusing?" Tanya Suga. Ia menghampiri Jungkook dan duduk di sebelahnya.
"Kepalaku sedikit pusing hyung. Aku-" Belum sempat Jungkook mengucapkan Perkataannya. Lelaki busan itu segera berlari menuju ke toilet terdekat. Perutnya terasa mual dan ia memuntahkan segalanya.
"Jeon jungkook gwenchana?" Tanya suga lagi. Ia sungguh benci melihat keadaan Jungkook yang sekarang ini.
"Jungkook-ah, sepertinya kau tidak harus memaksakan dirimu seperti ini" Kata Taehyung. Ia membantu Jungkook berjalan ke ruang ganti member.
"Aku harus tampil hyung, para army menungguku diluar sana" Jungkook masih berisi keras
"Ya!! Jungkook-ah, kau hanya akan membuat army sedih melihat kondisimu seperti ini." Kali ini suara Jin. Tapi Jungkook tetap menggelengkan kepalanya. Ia tetap menginginkan naik ke panggung bersama member yang lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
IDOL(BlackBangtan)✔️
Fanfiction2 Idol group yang terlihat tidak saling kenal satu sama lain di suatu acara ternyata berubah menjadi seperti adik kakak di luar acara. apa saja keseruan kedua idol tersebut? #Shipper bertebaran #Kehidupan Real Blackpink dan Bts #Jangan lupa di Vot...
