"Benarkah?" Ekspresi Taehyung terlihat sangat terkejut. Taehyung hanya tau bahwa Jennie harus pacaran dengan Kai karena agensi, tapi apa yang baru saja didengar sendiri dari Jennie?
"Maafkan aku" Kata Jennie pelan. Ia menundukkan kepalanya melihat lantai balkon dorm BTS.
"Kau bukan berkencan hanya karena agensi?" Tanya Taehyung. Jennie menggeleng pelan.
"Akan kujelaskan" Jenni memandang mata Taehyung lekat.
"Jelaskan jika kau ingin" Lirih Taehyung. Sangat pelan.
"Aku mengaguminya dari dia awal debut, berarti ketika aku masih trainee" Taehyung terdiam. Itu sungguh waktu yang sangat lama.
"Bisa dikatakan dia yang memotifasiku untuk sampai sejauh ini sebelum aku bertemu dengan Bangtan" Lanjut Jennie. Taehyung masih terdiam, ia memikirkan setiap kata yang dikeluarkan Jennie.
"Sebelum aku debut. Saat masa masa trainee itu, dia yang kujadikan panutanku selama trainee sehingga aku bisa melewati masa masa sulit menjadi trainee"
"Maafkan aku tapi aku benar benar menyukainya. Aku bahkan menangis berat ketika tau berita Kai oppa pacaran dengan Krystal eonni. Saat itu Bangtan dengan Blackpink masih canggung canggung. Kita masih canggung untuk berbicara satu sama lain dan hanya menganggap hubungan ini hanya sebuah hubungan pertemanan. Tapi ternyata lebih dari itu"
"Aku menyukainya. Sungguh menyukainya. Tapi perasaan itu sedikit hilang ketika aku dekat dengan bangtan. Hanya sedikit hilangnya. Aku masih menyukainya tapi sekarang aku menyukainya karena berkat dia aku bisa keluar dari masa sulit menjadi trainee"
"Saham agensinya melemah saat dia datang padaku dan mengatakan hal itu. Aku benar benar menemuinya di Paris dan kami benar benar dinner bersama. Tapi bukan seperti orang berpacaran, kami membahas apa yang harus dikerjakan"
"Aku awalnya menolak. Karena apa? Karena aku ingat Tata. Entah kenapa pikiranku saat itu langsung tertuju ke Tata. Tapi kemudian aku menyetujuinya karena mengingat dia yang kujadiakan panutanku untuk melewati masa sulit trainee. Aku ingin berterima kasih padanya. Aku bisa debut karena terus saja melihat fotonya setiap malam"
"Kupikir dulu saat Kai memintaku untuk menjadi pacarnya, dia menyukaiku. Tapi ketika aku menyetahui fakta bahwa aku hanya dijadikan boneka untuk agensinya, aku sakit. Aku sakit hati dengannya. Tapi dengan bodohnya aku menyetujuinya"
"Kupikir awalnya baik baik saja, tapi ternyata keadaannya berbanding terbalik dengan apa yang aku pikirkan. Jadi, bagaimana menurut Tata?" Taehyung masih terdiam. Ia tidak tau harus berkata apa.
"Tata" Jennie menyenggol pelan siku Taehyung. Lelaki itu hanya melihat Jennie dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Tata marah? Nini minta maaf" Jennie kembali merunduk.
Hening
"Nini" Setelah sekian lama, Taehyung membuka kembali pembicaraan
"Kau marah? Maafkan aku. Seharusnya aku tak menyetujuinya"
"Aku tidak marah. Berjanji padaku satu hal" Taehyung mengulurkan jari kelingking nya ke Jennie
"Apa yang harus kujanji? Tidak mendekati Kai oppa lagi? Tanpa kau suruh pun tak akan kudekati lagi" Taehyung mengulas senyum kecil. Sangat kecil.
"Berjanji padaku jangan membantunya lagi. Apapun alasannya" Taehyung mengambil kelingking tangan kanan Jennie dan mengaitkannya di kelingking tangan kirinya.
"Aku Janji. Sesuai janji aku dengannya, aku akan putus dengannya 25 Januari. Jadi tunggulah dunia akan meledak lagi karena berita itu"
"Nini-ya"
KAMU SEDANG MEMBACA
IDOL(BlackBangtan)✔️
Fanfiction2 Idol group yang terlihat tidak saling kenal satu sama lain di suatu acara ternyata berubah menjadi seperti adik kakak di luar acara. apa saja keseruan kedua idol tersebut? #Shipper bertebaran #Kehidupan Real Blackpink dan Bts #Jangan lupa di Vot...
