>20

7K 423 9
                                        

"Jennie-ya, kapan dirilis Mv Solo mu itu" Tanya Jisoo. Ia sedang berada di dapur bersama Jennie, sedangkan lisa dan Rose sedang maraton drama di kamarnya.

"Aku tidak begitu tau. Mungkin pertengahan bulan November. Sebentar lagi" Jawab Jennie. Ia duduk di hadapan Jisoo

"Eonni, apa yang harus aku lakukan. Aku telah menyetujuinya" Wajah Jennie terlihat frustrasi

"Menyetujui apa?" Kini wajah Jisoo yang terlihat bingung

"Kau lupa eonni?"

Jisoo mengangguk "Ne, apa itu?"

Jennie membisikkan sesuatu kepada Jisoo dan membuat gadis berkelahiran 1995 itu mengangguk mengerti

"Kita ikuti alur saja" jawab Jisoo seadanya. Sebenarnya ia juga tidak tau harus menjawab apa

"Akh.. Aku bodoh. Aku terlalu dimakan pesonanya hingga menyetujui hal bodoh itu" Jennie mangacak acak rambutnya.

"Jangan salahkan dirimu sendiri Jen. Katakan padaku jika dia bertindak lebih lanjut"

Jennie mengangguk "Ne eonni"

---

"Solo lo lo lo-ah" Jennie bersenandung kecil ketika akan ke ruang Tv.

"Kau takut Jennie-ya?" Jisoo melihat sedikit kekhawatiran di wajah Jennie

"Aku takut lagu itu tidak diterima baik oleh banyak orang" Jennie duduk di samping Lisa

"Singkirkan pikiran takutmu itu. Kau Jennie Kim" Kata Jisoo

"Lalu mengapa jika aku Jennie kim?" Jennie heran sendiri dengan perkataan jisoo

"Tidak tau sih. Tapi kau kan memang Jennie"

"Ogeb ni eonni" Kata Rose. Ia sibuk melihat ke layar ponselnya

"Apa yang kau katakan padaku Rossi?"

"Tidak" Jawaban singkat dari Rose

"Eonni, kau memberi syal yang sama dengan Taehyung oppa?" Tanya Rose pada Jennie

Jennie mengangguk "Ne, wae?"

"Kapan eonni?" Tanya lisa. Ia sedari tadi hanya mendengar kini juga ikut berbicara

"Sudah sekitar 1 bulan yang lalu. Dia berjanji membelikanku sesuatu dan Aku kalah game darinya dan juga membelikannya sesuatu"

"Bagaimana jika dispatch mencari tahu hubungan mu dengan Taehyung"

"Wae? Karena syal Couple itu? Oh.. Ayolah, itu hanya syal sama. Banyak barang yang seperti itu"

"Tapi kalian memakainya hampir dalam waktu dekat"

"Jangan pikirkan itu. Akan lebih bagus jika ketahuan kan" Jennie tertawa sedangkan Jisoo, lisa dan Rose sudah memberikan tatapan tajam ke Jennie

"Kau gila eonni? Jika ketahuan kau akan dijadikan makanan singa oleh sajangnim"

"Apa salahnya, Yang sajangnim juga telah mengetahui tentang Bangtan dekat dengan Blackpink kan" Jennie terlihat santai santai saja

"Memang sudah diketahui. Tapi Yang sajangnim sangat anti mendengar berita idolnya dating kan?"

"Lalu kau Rose? Kau menyembunyikannya?" Jennie balik bertanya ke Rose

"Aku harus menyembunyikannya. Aku masih sayang dengan nyawaku" Jawab Rose

"Jika ketahuan?"

"Aku tidak tau. Mungkin akan disuruh putus, tapi Yang sajangnim juga pernah jatuh cinta kan? Dia pasti dapat mengerti"

"Jika dia belum pernah jatuh cinta?" Jisoo mulai bertanya yang tidak masuk akal

"2 kemungkinan. Pertama dia Gay kedua dia mungkin berasal dari planet lain alias bukan manusia"

"Kukatakan sekarang telinga Yang sajangnim pasti gatal gatal. Kita tekah membicarakannya"

"Kau duluankan lisa"

"Mengapa aku?"

"Lupakan. Mv solo ku telah dirilis" Jennie mengambil remote Tv

"Akh.. Lagi lagi kita tidak bisa menonton bersama Bangtan. Mereka terlalu sibuk" Kata Lisa. Ia sedang tiduran di paha Jisoo

"Mereka Idol besar. Wajar jika sibuk"

"Dasar Big Hit. Sesekali buatlah waktu istirahat untuk bangtan. Mereka kejam" Umpat Lisa lagi

"Kau juga kejam telah mengumpat agensi lain Lalisa"

"Terserah lah eonni.. Mari kita lihat, apakah Jennie eonni akan tampil bagus di Mv ini" Lisa duduk ketika Jennie mulai memutar Mv nya

"Aku akan bagus disemua Mv lalisa"Jennie memutar Mv solo yang berkisaran 4 menitan itu dan mereka menontonnya dengan sesekali beradu mulut

---

"Jennie kau yakin?" Tanya Jisoo suatu malam.

"Aku yakin eonni. Percaya padaku dan Do'akan aku" Jennie berusaha memberi kepercayaan pada Jisoo tapi dia sendiri juga belum percaya ia akan melakukan ini.

"Kau yakin Jennie? Perasaan ku mengatakan agar kau tidak pergi"

"Semua akan baik baik saja eonni. Percaya padaku. Aku akan pergi dan segera kembali" Jennie berbalik dan meminggalkan Jisoo sendirian yang masih mematung tak percaya.

'Jennie telah melakukannya'

'Kuharap dia baik baik saja'

'Semua akan baik baik saja kan'

Jisoo menghela nafas kasar. Ia benci kenyataan bahwa adiknya telah termakan pesona seorang lelaki yang pernah hadir di masa lalu jennie

'Semoga kau aman bersamanya Jennie'

---

.
.
.
.
.
.

VOTE♈️

IDOL(BlackBangtan)✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang